NAMPANG DI PEMATANG SAWAH

NAMPANG DI PEMATANG SAWAH
ECTION DULU YACH...!!!

Minggu, 27 Maret 2011

10 pesan Rasulullah SAW kepada Fatimah ra saat akan menikah dengan Ali bin Abi Thalib

10 pesan Rasulullah SAW kepada Fatimah ra saat akan menikah dengan Ali bin Abi Thalib :

  1. Sesungguhnya wanita yang menyiapkan gandum (makanan) kepada suami dan anak-anaknya, maka Allah akan memberikannya pahala sebanyak biji gandum yang telah di jadikannya tepung (yang dimasak).
  2. Sesungguhnya wanita yang mengeluarkan keringat saat menumbuk gandum maka Allah akan menjadikan keringat itu sebagai 7 tabir yang memisahkannya dari neraka.
  3. Sesungguhnya wanita yang menyisiri dan meminyaki rambut anaknya, Allah akan memberikan pahala seperti memberi makan 1000 orang miskin dan memberi pakaian 1000 orang telanjang.
  4. Sesunguhnya wanita yang membantu meringankan kebutuhan tetangganya maka Allah akan memberikannya rezeki yang akan terus mengalir
  5. Wanita mencari ridho suaminya karena kemarahan suami adalah murka Allah.
  6. Sesungguhnya ketika wanita sedang mengandung maka Malaikat turun dan memohonkan ampun atas segala dosanya dan Allah menetapkan atasnya pahala seperti pejuang di jalan Allah.
  7. Sesungguhnya ketika wanita melahirkan maka dibersihkan segala dosa-dosanya dan jika wanita mati saat melahirkan maka wanita itu dikubur tanpa membawa dosa.
  8. Sesungguhnya wanita yang selalu memberikan senyum pada suami maka Allah akan memberikannya senyuman pula.
  9. Sesungguhnya wanita yang membentangkan tidur untuk suaminya maka Allah mengampuni dosa-dosanya sebelum dan sesudahnya.
  10. Sesungguhnya wanita yang meminyaki rambut suami, memotongi kuku dan mencukur kumis suami maka Allah akan memberinya minuman yang langsung diambil dari surga.

Subhanallah………..
Sungguh mulia ya perempuan, begitu sayangnya Allah pada kaum hawa. Makanya jika masih ada perempuan yang merasa korban ketidakadilan dan menuntut persamaan hak dengan laki-laki, mungkin kita perlu duduk bersama dan kemudian minum teh anget.

Ada lagi 4 pesan Rasulullah pada istrinya tercinta Aisyah :


1. Jangan sampai engkau tidur sebelum menghatamkan Al Quran
2. Jangan sampai engkau tidur sebelum mendapatkan syafaat dariku juga nabi-nabi sebelumku
3. Jangan sampai engkau tidur sebelum mendapatkan ridho dari orang-orang yang beriman
4. Jangan sampai engkau tidur sebelum melaksanakan haji dan umroh

Nah loh, mampukah Aisyah juga para istri melaksanakannya? ouh…. ternyata masih ada penjelasannya!


1. Jangan sampai engkau tidur sebelum menghatamkan Al Quran
= Bisa dengan membaca surat Al Ikhlas 3x
2. Jangan sampai engkau tidur sebelum mendapatkan syafaat dariku juga nabi-nabi sebelumku
= Sholawat atasku juga para nabi sebelumku, kata Rasulullah
3. Jangan sampai engkau tidur sebelum mendapatkan ridho dari orang-orang yang beriman
= Mintakan ampun atas dosa-dosa para orang yang beriman
4. Jangan sampai engkau tidur sebelum melaksanakan haji dan umroh
= Membaca “subhanallah wal hamdulillah wala ilaha illallah huwallahu akbar!”

“Wanita cantik melukiskan kekuatan melalui masalahnya, tersenyum saat tertekan, tertawa di hati saat menangis, memberkahi disaat di hina,mempesona karena memaafkan. Wanita cantik mengasihi tanpa pamprih dan bertambah kuat dalam doa dan pengharapan.”

BIDADARI, MENURUT AL QUR'AN DAN HADITS


Allah subhanahu wa ta’ala akan menikahkan orang-orang mu’min di surga dengan wanita-wanita cantik yang bukan istri-istri mereka di dunia sebagai mana firman-Nya:

“Demikianlah, dan kami nikahkan mereka dengan bidadari”
(Q.S. Ad-Dukhan:54).

Al-Qur’an melukiskan bidadari sebagai perumpamaan berbadan indah: “Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa mendapat kemenangan, (yaitu) kebun-kebun dan buah-buah angur, dan gadis-gadis berbadan indah sebaya” (Q.S. An-Naba’: 31 – 33).

Bidadari dalah makhluq yang khusus diciptakan Allah subhanahu wa ta’ala untuk para penduduk surga dan mereka adalah gadis-gadis perawan:

"Sesungguhnya kami menciptakan merka (bidadari-bidadari) secara khusus, dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan, penuh cinta lagi sebaya umurnya”
(Q.S. Al-Waqi’ah 35 - 37).

Fakta bahwa mereka perawan berarti bahwa mereka belum pernah dinikahi:

”…yang tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin.”
(Q.S. Ar-Rahman:56).

Ayat di atas membantah pendapat bahwa istri-istri yang akan diciptakan Allah subhanahu wa ta’ala untuk penduduk surga adalah istri-istri mereka dalam kehidupan di dunia ini, yang diciptakan muda lagi untuk suami-suami mereka. Allah subhanahu wa ta’ala memang akan memasukkan wanita-wanita beriman ke dalam surga dengan memudakan merka kembali, tetapi mereka bukanlah bidadari khusus yang diciptakan Allah untuk penghuni surga.

Al-Qur’an juga menceritakan tentang kecantikan wanita-wanita di surga: ”Dan (di dalam surga itu) ada bidadari-bidadari bermata jeli, laksana mutiara yang tersimpan.” (Q.S. Al-Waqi’ah: 22 - 23). Maknun (tersimpan baik) mengandung arti tersembunyi atau terlindungi, sehingga warnanya tidak berubah karena sinar matahari atau sengaja diubah. Di ayat lainnya Al-Qur’an menyamakan mereka dengan permata yaqut (ruby, batu merah delima) dan marjan:

Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukan pandangannya tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Mereka (bidadari) bagai yaqut dan marjan.” (Q.S Ar-Rahman: 56 – 58).

Batu yaqut (ruby, batu merah delima) dan batu marjan adalah dua jenis permata yang tingi nilainya. Bidadari dalam ayat berikut digambarkan sebagai bidadari yang dipingit. Ini artinya mereka sangat membatasi penglihatan merka agar tidak melihat kepada lelaki selain para suami merka. Allah subhanuahu wa ta’ala juga menyatakan bahwa bidadari sangat cantik:

”Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (Bidari-bidadari) yang jelita, putih bersih dipingit dalam rumah.”
(Q.S. Ar-Rahman 70 - 72).

Wanita-wanita di surga tidak sama dengan wanita-wanita di dunia ini. Wanita-wanita surga bebas dari hal-hal seperti haid, nifas, buang air kecil dan besar, meludah dan sebagainya. Inilah yang dimaksud dengan ayat,

“Dan untuk mereka di dalamnya ada istri-istri yang suci (bebas dari haid, nifas dan sebagainya), dan merka kekal di dalamnya.” (Q.S. Al-Baqarah:25).

Raulullah shallahu ‘alaihi wassalam menceritakan kepada kita tentang kecantikan para istri-istri penduduk surga. Imam Bukhary dan Muslim menceritakan dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallahu ‘alaihi wassalam bersabda;

“Kelompok pertama yang akan masuk surga indah bagai bulan purnama, merka tidak akan meludah, membuang ingus, atau buang air. Bejana-bejana merka terbuat dari emas, sisir mereka terbuat dari emas dan perak, dan bakan dupa mereka dari kayu gaharu. Keringat mereka adalah kesturi."

Masing-masing mereka mempunyai dua orang istri yang tulang sumsumnya terlihat melalui kulit karena saking cantiknya (Fath al Bari, VI, hlm. 318). Betapa cantiknya mereka digambarkan Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam sebagai,

“Jika seorang wanita surga memandang ke dunia ini, ia akan memberikan cahaya dan bau wanginya kepada segala sesuatu yang terletak di antara keduanya (surga dan dunia). Kerudung yang menutupi kepalanya lebih baik dunia ini dan segala isinya” (Fath al Bari, VI, hlm. 15).

Jumlah istri minimal seorang lelaki surga adalah 72 orang. Menurut sebuah riwayat seorang syuhada akan mempunyai 72 bidadari surga sebagai istri. Tirmizi dan Ibn Majah meriwayatkan sebauah isnad yang shahih dari Al-Miqdam ibn Ma’dikarib radhiallahu ‘anhu bahwa rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda,

Seorang syuhada akan memperoleh tujuh kehormatan dari Allah subhanahu wa ta’ala: ia akan dimaafkan sejak tetesan pertama darahnya; kepadanya akan diperlihatkan tempatnya di surga; ia akan dilindungi dari adzab kubur; ia akan dibebaskan dari adzab hari kiamat; di atas kepalanya akan ditaruh mahkota keagungan dengan batu mulia yang lebih baik daripada dunia dan segala isisnya; ia akan dinikahkan dengan 72 bidadari surga; dan ia akan diizinkan untuk memeberikan pertolongan (syafaat) kepada 72 orang kerabatnya." (Misykat al-Masabih, III, hlm. 357, no.3834).

Nyanyian Bidadari Surga

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam mengatakan bahwa bidadari memiliki suara yang sangat merdu dan suka menyanyi di surga. Dalam Al-Mu’jam al-Awsath, Ath-Thabarani meriwayatkan dengan sanad yang shahaih dari Ibnu ‘Umar radhiallahu ‘an huma bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda;

”Istri-istri penduduk surga akan menghibur para suami mereka dengan nyanyian yang dibawakan dengan suara yang paling merdu yang pernah didengar orang. Yang mereka nyanyikan adalah, “kami baik dan cantik, istri-istri dari orang mulia dan kami akan memandang suami-suami kami dengan puas dan bahagia.” Meraka juga akan menyanyikan, “Kami hidup kekal dan tidak pernah mati, kami hidup aman dan tidak merasa takut, kami tetap akan berada di sini dan tidak akan pergi.” (Shahih al-Jam’ash shaghir, II, hlm. 48 hadist no. 1557).

Samariah meriwayatkan dalam al-fawaid dari Anas radhiallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

“Bidadari dalam nyanyian mereka di surga berkata, “ Kami adalah bidadari-bidadari cantik. Kami dipingit untuk suami-suami yang mulia.”
(Shahaih al-Jam’ash-shaghir, II, hlm.48. hadist no. 1598).

Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam pernah bercerita mengenai kecemburuan para bidadari atas para suami mereka di dunia, manakala istri suami itu mengecewakan suaminya. Ahmad dan Tirmidzi meriwayatkan dengan sanad yang shahih dari Mu’adz radhiallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda;

“Tidak ada wanita di dunia ini yang mengecewakan suaminya, melainkan istri suaminya dari kalangan bidadari berkata, “Jangan kecewakan dia, nanti Allah akan memerangimu! Ia bersamu hanya sementara dan ia akan segera meninggalkanmu dan datang kepada kami. "( Misykat al-Mashabih, III, hlm.90, no. 5636)

TUNTUNAN MENJADI SEORANG IBU YANG BAIK MENURUT AL QUR'AN DAN HADIST RASULULLAH SAW

Tuntunan Menjadi Seorang Ibu yang baik Menurut Al-qur'an Dan Hadits Rasulullah saw

1.BANGGA MENJADI IBU RUMAH TANGGA

“Dan hendaklah kalian tetap di rumah kalian dan janganlah kalian berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah sholat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa kalian, hai Ahlul Bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.”*(QS. Al-Ahzab: 33)

2.??PAHALA ORANG TUA YANG MENDAPAT COBAAN DALAM MERAWAT ANAKNYA

Aisyah ra. Menuturkan,suatu Hari (yang lain) Ia Di datangi Seorang perempuan Miskin Dengan Dua Anak wanitanya. Lalu beliau memeberinya Tiga Buah Kurma.
Wanita Itu membagikan Kepada Dua Anaknya Masing2 sebuah Kurma. Sebuah Kurma Lagi akan Dimakannya sendiri. Tetapi Ketika Wanita Itu akan Memakannya,Kedua anaknya Meminta. Akhirnya Wanita itu membelah Kurma Yang tinggal Sebuah, dan membagikan Kepada kedua Anaknya.

'Aisyah merasa kagum menyaksikan Perbuatan wanita itu kepada kedua anaknua. Lantas Ia Ceritakan Peristiwa Itu kepada kedua anaknya. Lantas ia ceritakan Peristiwa tersebut kepada Nabi saw. Maka beliau bersabda,"Sesungguhnya Allah Ta'ala mewajibkan Surga baginya,atau allah Ta'ala membebaskannya dari siksa neraka". (HR.Muslim)

3.PAHALA SEORANG IBU YANG BAIK

Salamah ra. Mengemukakan, Muhammad Rasulullah saw. Bersabda :" Apakah kamu tidak Rela apabila kamu hamil dari suamimu yang mana ia rela kepadamu.kamu akan memperoleh pahala sebagaimana pahala orang yang berpuasa dan pahala orang yang berjuang menegakan agama Allah. Apabila suamimu mentalakmu,penghuni langit dan bumi tidak ada yang mengetahui terhadap rahasia yang kamu simpan. Apabila kamu melahirkan,maka kamu akan mendaptkan kebaikan dari setiap teguk air susumu. Jika kamu berjaga malam,maka bagimu pahala dari pahala memerdekakan Tujuh Puluh hamba sahaya untuk menegakan Agama Allah." (HR.Thabrani & Ibnu Asakir)

Semoga bermanfaat. Amin ya Rabbal alamin.

Jumat, 25 Maret 2011

Al Qur'an berbicara tentang kejadian manusia

Al Qur'an berbicara tentang kejadian manusia


AQ membicarakan tentang proses kejadian manusia adalah sbb :

QS.22.5
Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (ada pula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah.


Apakah kurang lengkap? Saya tambah lagi :

QS.23.12-15
Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah.
Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).
Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Suci lah Allah, Pencipta Yang Paling Baik.
Kemudian, sesudah itu, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan mati.


Apakah masih kurang lengkap? Saya tambah lagi :

QS.40.67-68
Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari setetes, air mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami (nya).
Dia-lah yang menghidupkan dan mematikan, maka apabila Dia menetapkan sesuatu urusan, Dia hanya berkata kepadanya: "Jadilah", maka jadilah ia.


Apakah masih kurang lengkap juga? Akan saya tambah lagi :

QS.75.36-40
Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggungjawaban)?
Bukankah dia dahulu setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim),
kemudian mani itu menjadi segumpal darah, lalu Allah menciptakannya, dan menyempurnakannya,
lalu Allah menjadikan daripadanya sepasang: laki laki dan perempuan.
Bukankah (Allah yang berbuat) demikian berkuasa (pula) menghidupkan orang mati?


Coba anda bandingkan dengan ilmu pengetahuan, apakah AQ salah dalam memberikan informasi tentang kejadian manusia.

Apakah semua teori ini adalah hasil olah pikir Nabi Muhammad SAW yang tidak pernah sekolah?

Apakah Nabi Muhammad SAW mampu membuat teori tentang proses kejadian manusia, pada 1400 tahun yang lalu?

Silahkan anda pikirkan sendiri.
7 CIRI ORANG SOK TAU'




'Sok tahu' pada dasarnya adalah "merasa sudah cukup berpengetahuan" padahal sebenarnya kurang tahu. Masalahnya, orang yang sok tahu biasanya tidak menyadarinya. Lantas, bagaimana kita tahu bahwa kita 'sok tahu'? Mari kita mengambil hikmah dari Al-Qur'an. Ada beberapa ciri 'sok tahu' yang bisa kita dapatkan bila kita menggunakan perspektif surat al-'Alaq.

1. Enggan Membaca

Ketika disuruh malaikat Jibril, "Bacalah!", Rasulullah Saw. menjawab, "Aku tidak bisa membaca." Lalu malaikat Jibril menyampaikan lima ayat pertama yang memotivasi beliau untuk optimis. Adapun orang yang 'sok tahu' pesimis akan kemampuannya. Sebelum berusaha semaksimal mungkin, ia lebih dulu berdalih, "Ngapain baca-baca teori. Mahamin aja sulitnya minta ampun. Yang penting prakteknya 'kan?" Padahal, Allah pencipta kita itu Maha Pemurah. Ia mengajarkan kepada kita apa saja yang tidak kita ketahui.

Disisi lain, ada pula orang Islam yang terlalu optimis dengan pengetahuannya, sehingga enggan memperdalam. Katanya, misalnya, "Ngapain baca-baca Qur'an lagi. Toh udah khatam 7 kali. Mending buat kegiatan lain aja." Padahal, Al-Qur'an adalah sumber dari segala sumber ilmu, sumber 'cahaya' yang tiada habis-habisnya menerangi kehidupan dunia. Katanya, misalnya lagi, "Ngapain belajar ilmu agama lagi, toh sejak SD hingga tamat kuliah udah diajarin terus." Padahal, 'ilmu agama' adalah ilmu kehidupan dunia-akhirat.

2. Enggan Menulis

Orang yang sok tahu terlalu mengandalkan kemampuannya dalam mengingat-ingat dan menghafal pengetahuan atau ilmu yang diperolehnya. Ia enggan mencatat. "Ngerepotin," katanya. Seolah-olah, otaknya adalah almari baja yang isinya takkan hilang. Padahal, sifat lupa merupakan bagian dari ciri manusia. Orang yang sok tahu enggan mencatat setiap membaca, menyimak khutbah, kuliah, ceramah, dan sebagainya. Padahal, Allah telah mengajarkan penggunaan pena kepada manusia.

Di sisi lain, ada pula orang yang kurang mampu menghafal dan mengingat-ingat pengetahuan yang diperolehnya, tapi ia merasa terlalu bodoh untuk mampu menulis. "Susah," katanya. Padahal, merasa terlalu bodoh itu jangan-jangan pertanda kemalasan. Emang sih, kalo nulis buat orang lain, kita perlu ketrampilan tersendiri. Tapi, bila nulis buat diri sendiri, bukankah kita gak bakal kesulitan nulis 'sesuka hati'? Apa susahnya nulis di buku harian, misalnya, "Tentang ciri sok tahu, lihat al-'Alaq!"?

3. Membanggakan Keluasan Pengetahuan

Orang yang sok tahu membanggakan kepintarannya dengan memamerkan betapa ia banyak membaca, banyak menulis, banyak mendengar, banyak berceramah, dan sebagainya tanpa menyadari bahwa pengetahuan yang ia peroleh itu semuanya berasal dari Allah. Ia mengira, prestasi yang berupa luasnya pengetahuannya ia peroleh berkat kerja kerasnya saja. Padahal, terwujudnya pengetahuan itu pun semuanya atas kehendak-Allah.

Mungkin ia suka meminjam atau membeli buku sebanyak-banyaknya, tetapi membacanya hanya sepintas lalu atau malah hanya memajangnya. Ia merasa punya cukup banyak wawasan tentang banyak hal. Ia tidak merasa terdorong untuk menjadi ahli di bidang tertentu. Kalau ia menjadi muballigh 'tukang fatwa', semua pertanyaan ia jawab sendiri langsung walau di luar keahliannya. Ia mungkin bisa menulis atau berbicara sebanyak-banyaknya di banyak bidang, tetapi kurang memperhitungkan kualitasnya.

4. Merendahkan Orang Lain Yang Tidak Sepaham

Bagi orang Islam yang sok tahu, siapa saja yang bertentangan dengan pendapatnya, segera saja ia menuduh mereka telah melakukan bid'ah, sesat, meremehkan agama, dan sebagainya. Bahkan, misalnya, sampai-sampai ia melarang orang-orang lain melakukan amal yang caranya lain walau mereka punya dalil tersendiri. Ia menjadikan dirinya sebagai "Yang Maha Tahu", terlalu yakin bahwa pasti pandangan dirinyalah satu-satunya yang benar, sedangkan pandangan yang lain pasti salah. Padahal, Allah Swt berfirman: "Janganlah kamu menganggap diri kamu suci; Dia lebih tahu siapa yang memelihara diri dari kejahatan." (an-Najm [53]: 32)

Muslim yang sok tahu cenderung menganggap kesalahan kecil sebagai dosa besar dan menjadikan dosa itu identik dengan kesesatan dan kekafiran! Lalu atas dasar itu dengan gampangnya ia mengeluarkan 'vonis hukuman mati'. Padahal, dalam sebuah hadits shahih dari Usamah bin Zaid dikabarkan, "Barangsiapa mengucapkan laa ilaaha illallaah, maka ia telah Islam dan terpelihara jiwa dan hartanya. Andaikan ia mengucapkannya lantaran takut atau hendak berlindung dari tajamnya pedang, maka hak perhitungannya ada pada Allah. Sedang bagi kita cukuplah dengan yang lahiriah."

5. Menutup Telinga dan Membuang Muka Bila Mendengar Pendapat Lain

Orang yang sok tahu tidak memberi peluang untuk berdiskusi dengan orang lain. Kalau toh ia memasuki forum diskusi di suatu situs, misalnya, ia melakukannya bukan untuk mempertimbangkan pendapat yang berbeda dengan pandangan yang selama ini ia anut, melainkan untuk mengumandangkan pendapatnya sendiri. Ia hanya melihat selayang pandang gagasan orang-orang lain, lalu menyerang mereka bila berlainan dengannya. Ia tidak mau tahu bagaimana mereka berhujjah (berargumentasi).

Di samping itu, orang yang sok tahu itu bersikap fanatik pada pendapat golongannya sendiri. Seolah-olah ia berseru, "Adalah hak kami untuk berbicara dan adalah kewajiban kalian untuk mendengarkan. Hak kami menetapkan, kewajiban kalian mengikuti kami. Pendapat kami semuanya benar, pendapat kalian banyak salahnya." Orang yang terlalu fanatik itu tidak mengakui jalan tengah. Ia menyalahgunakan aksioma, "Yang haq adalah haq, yang bathil adalah bathil."

6. Suka Menyatakan Pendapat Tanpa Dasar Yang Kuat

Muslim yang sok tahu gemar menyampaikan pendapatnya dengan mengatasnamakan Islam tanpa memeriksa kuat-lemahnya dasar-dasarnya. Ia suka berkata, "Menurut Islam begini.... Islam sudah jelas melarang begitu...." dan sebagainya, padahal yang ia ucapkan sesungguhnya hanyalah, "Menurut saya begini.... Saya melarang keras engkau begitu...." dan seterusnya. Kalau toh ia berkata, "Menurut saya bla bla bla....", ia hanya mengemukakan opini pribadinya belaka tanpa disertai dalil yang kuat, baik dalil naqli maupun aqli.

7. Suka Berdebat Kusir
Jika pendapatnya dikritik orang lain, orang yang sok tahu itu berusaha keras mempertahankan pandangannya dan balas menyerang balik pengkritiknya. Ia enggan mencari celah-celah kelemahan di dalam pendapatnya sendiri ataupun sisi-sisi kelebihan lawan diskusinya. Sebaliknya, ia tekun mencari-cari kekurangan lawan debatnya dan menonjol-nonjolkan kekuatan pendapatnya. Dengan kata lain, setiap berdiskusi ia bertujuan memenangkan perdebatan, bukan mencari kebenaran.

Demikianlah beberapa ciri orang yang sok tahu menurut surat al-'Alaq dalam pemahamanku. Dengan mengenali ciri-ciri tersebut, semoga kita masing-masing dapat melakukan introspeksi dan memperbaiki diri sehingga kita tidak menjadi orang yang sok tahu. Aamien.

Kamis, 24 Maret 2011

SURAT YASIIN dan TERJEMAHANNYA

Bismillahirrahmanirrahiim...

1. Yaa Siin

2. Wal Qur’anil hakiim

3. Innaka laminal mursaliin

4. ‘Ala siratim mustaqim

5. Tanzilal ‘azizir rahim

6. Li tunzira qaumam ma unzira aba-uhum fa hum gafilun

7. Laqad haqqal qaulu ala aksarihim fa hum yu’minum

8. Inna Ja’alna fi a naqihm aglalan fa hiya ilal azqani fa hum muqmahum

9. Wa ja ‘alna mim baini aidihim saddaw wa min khalfihim saddan fa agsyaina hum fa hum yubsiruun

10. Wa sawa’un alaihim a anzartahum am lam tunzirhum la yu’minin

11. Innama tunziru maittaba az zikra wa khasyiyar-rahmana bil-ghaib, fa basysyirhu bi magfiratiw wa ajrin kariim

12. Inna nahnu nuhyil-mauta wa naktubu ma qaddamu wa asarahum, wa kulla syai’in ahsainahu fi imamim mibin

13. Wadrib lahum masalan ashabal-qaryah iz ja’ahal-mursaluun

14. Iz arsalna ilaihimusnaini fa kazzabu huma fa ‘azzazna bi salisin fa qalu inna ilaikum mursalun

15. Qalu ma antum illa basyarum misluna wa ma anzalar-rahmanu min sayi’in in antum illa takzibun

16. Qalu rabbuna ya’lamu inna ilaikum la mursalun

17. Wa ma ‘alaina illal-balagul-mubin

18. Qalu inna tatayyarna bikum la’il lam tantahu lanarjumannakum wa layamas sannakum minna azabun alim

19. Qalu ta’irukum ma’akum, a in zukkirtum, bal antum qaumum musrifun

20. Wa ja’a min aqsal-madinati rajuluy yas a qala ya qaumittabi’ul mursalin

21. Ittabi’u ma la yas’alukum ajraw wa hum muhtadun

22. Wa ma liya la a budul-lazi fatarani wa ilaihi turja’un

23. A attakhizu min dunihi alihatan iy yurudnir-rahmanu bi durril la tugni ‘anni syafa atuhum syai’aw wa la yunqizun

24. Inni izal lafi dalalim mubin

25. Inni amantu bi rabbikum fasma’un

26. Qiladkhulil-jannah, qala ya laita qaumi ya’lamun

27. Bima gafarali rabbi wa ja’alni minal mukramin

28. Wa ma anzalna ‘ala qaumihi min ba’dhi min jundim minas-sama’I wa ma kunna munzilin

29. In kanat illa saihataw wahidatan fa iza hum khamidun

30. Ya hasratan alal-ibad ma yatihim mir rasulin illa kanu bihi yastahzi’un

31. A lam yarau kam ahlakna qablahum minal-quruni annahum ilaihim la yarji’un

32. Wa in kullul lamma jami’ul ladaina muhdarun

33. Wa ayatul lahumul-ardul-maitatu, ahyai-naha wa akhrajna habban fa minhu ya’kullun

34. Wa ja’alna fiha jannatim min nakhiliw wa a’nabiw wa fajjarna fiha minal’uyun

35. Li ya’kulu min samarihi wa ma ‘amilathu aidihim, a fala yaskurun

36. Subhanal-lazi khalaqal-azwaja kullaha mimma tumbitul-ardu wa min anfusihim wa mimma la ya’lamun

37. Wa ayatul lahumul-lailu naslaku minhun-nahara fa iza hum muzlimun

38. Wasy-sayamsu tajri limustaqarril laha, zalika taqdirul azizil-‘alim

39. Wal-qamara qaddarnahu manazila hatta ‘ada kal-urjunil-qadim

40. Lasy-syamsu yambagi laha an tudrikal qamara wa lal-lailu sabiqun-nahar, wa kullun fi falakiy yasbahun

41. Wa ayatul lahum anna hamalna zur-riyyatahum fil-fulkil-masyhun

42. Wa khalaqna lahum mim mislihi ma yarkabun

43. Wa in nasya nugrighum fa la sarikha lahum wa la hum yunqazun

44. Illa rahmatam minna wa mata-an ilai-hin

45. Wa iza qilla lahumuttaqu ma baina aidikum wa ma khalfakum la’alakum turhamun

46. Wa ma ta’tihim min ayatim min ayati rabbihim illa kanu ‘anha mu’ridin

47. Wa iza qila lahum anfiqu mimma razaqakumullahu qalal-lazina kafaru lil’lazina amanu anut’imu mal lau ya-sya’ullahu at’amah, in an tum illa fi dalalim mubin

48. Way a quluna mata hazal-wa’du in kuntum sadikin

49. Ma yanzuruna illa saihataw wa hidatan ta’khuzuhum wa hum yakhissimun

50. Fa la yastati’una tausiyataw wa la ila ahlihim yarji’un

51. Wa nufikha fis’suri fa iza hum minal-ajdasi ila rabbihim yansilun

52. Qalu ya wailana mam ba’asana mim marqadina, haza ma wa’adar-rahmanu wa sadaqal-mursaluun

53. In kanat illa saihataw wahidatan fa iza hum jami’ul ladaina muhdarun

54. Fal-yauma la tzlamu nafsun syai’aw wa la tujzauna illa ma kuntum ta’malun

55. Inna ashabal-jannatil-yauma fi syugulin fakihun

56. Hum wa azwajuhum fi zilalil ‘ala ara’iki muttaki’un

57. Lahum fiha fakihatuw wa lahum ma’yadda’un

58. Salaamun Qaulam mir rabbir rahiim

59. Wamtazul-yauma ayyuhal-mujrimun

60. Alam a’had ilaikum ya’ bani adama al la ta’budusy-syaitan, innahu lakum aduwwun mubin

61. Wa ani’buduni. Haza siratum mustaqim

62. Wa laqad adalla minkum jibilan kasira, a fa lam takunu ta’qiluun

63. Hazihi jahannamul-lati kuntum tu’adun

64. Islauhal-yauma bima kuntum takfurun

65. Al-yauma nakhtimu ‘ala afwahihim wa tukallimuna aidihim wa tasyhadu arjuluhum bima kanu-yaksibun

66. Wa lau nasya’u latamasna ala a’yunihim fastabaqus-sirata fa anna yubsirun

67. Wa lau nasya’u lamasakhnahum ‘ala makanatihim faastata’u muddiyaw wa la yarji’un

68. Wa man nu’ammirhu nunakkishu fil-khalq. A fala ya’qilun

69. Wa ma ‘allamnahusy-syi’ra wa ma yambagi lah in huw illa zikruw wa Qu’anum mubin

70. Li yunzira man kana hayyaw wa yahiqqal-qaulu ‘alal-kafirin

71. A wa lam yarau anna khalaqna lahum mimma amilat aidina an’aman fa hum laha malikun

72. Wa zallalnaha lahum fa minha rokubuhum wa minha ya’kulun

73. Wa lahum fiha manafi’u wa masyarib, a fa la yasykurun

74. Wattakhazu min dunillahi alihatal la’alahum yunsarun

75. La yastati’una nasrahum wa hum lahum jundum muhdarun

76. Fa la yahzunka qauluhum inna na’lamu ma yusirruna wa ma yu’linun

77. A wa lam yaral-insanu anna khalaqnahu min nutfatin fa iza huwa khasimum mubin

78. Wa daraba lana masalaw wa nasiya khalqah qala may yuhyil-izama wa hiya ramim

79. Qul yuhyihal-lazi ansya’aha awwala marrah, wa huwa bi kulli khalqin ‘alim

80. Allazi ja’ala lakum minasy-syajaril-akhdari naran fa iza antum minhu tuqidun

81. A wa laisal-lazi khalaqas-samawati wal-arda bi qadirin ‘ala ay yakhluqa misla-hum, bala wa huwal-khallaqul-‘alim

82. Innama amruhu iza arada syai’an ay yaqula kun fa yakun

83. Fa subhanal-lazi bi yadihi malakutu kulli syai’iw wa ilaihi turja’un

Artinya :

1. Yaa siin.
2. Demi Al Qur’an yang penuh hikmah,
3. sesungguhnya kamu salah seorang dari Rasul-rasul,
4. (yang berada) di atas jalan yang lurus,
5. (sebagai wahyu) yang diturunkan oleh Yang Maha Perkasa lagi Penyayang,
6. agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang bapak-bapak mereka belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai.
7. Sesungguhnya telah pasti berlaku perkataan (ketentuan Allah) terhadap kebanyakan mereka, karena mereka tidak beriman.
8. Sesungguhnya Kami telah memasang belenggu di leher mereka, lalu tangan mereka (diangkat) ke dagu, maka karena itu mereka tengadah.
9. Dan Kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang dinding (pula), dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat.

10. Sama saja bagi mereka apakah kamu memberi peringatan kepada mereka ataukah kamu tidak memberi peringatan kepada mereka, mereka tidak akan beriman.

11. Sesungguhnya kamu hanya memberi peringatan kepada orang-orang yang mau mengikuti peringatan dan yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pemurah walaupun dia tidak melihatnya. Maka berilah mereka kabar gembira dengan ampunan dan pahala yang mulia.

12. Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab Induk yang nyata (Lauh Mahfuzh).

13. Dan buatlah bagi mereka suatu perumpamaan, yaitu penduduk suatu negeri ketika utusan-utusan datang kepada mereka;

14. (yaitu) ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang utusan, lalu mereka mendustakan keduanya; kemudian Kami kuatkan dengan (utusan) yang ketiga, maka ketiga utusan itu berkata:” Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang-xx diutus kepadamu “.

15. Mereka menjawab:” Kamu tidak lain hanyalah manusia seperti kami dan Allah Yang Maha Pemurah tidak menurunkan sesuatupun, kamu tidak lain hanyalah pendusta belaka “.

16. Mereka berkata:” Tuhan kami mengetahui bahwa sesungguhnya kami adalah orang yang diutus kepada kamu.

17. Dan kewajiban kami tidak lain hanyalah menyampaikan (perintah Allah) dengan jelas “.

18. Mereka menjawab:” Sesungguhnya kami bernasib malang karena kamu, sesungguhnya jika kamu tidak berhenti (menyeru kami), niscaya kami akan merajam kamu dan kamu pasti akan mendapat siksa yang pedih dari kami “.

19. Utusan-utusan itu berkata:” Kemalangan kamu itu adalah karena kamu sendiri. Apakah jika kamu diberi peringatan (kamu bernasib malang)? Sebenarnya kamu adalah kaum yang melampaui batas “.

20. Dan datanglah dari ujung kota, seorang laki-laki dengan bergegas-gegas ia berkata:” Wahai kaumku, ikutilah utusan-utusan itu,

21. ikutilah orang yang tiada minta balasan kepadamu; dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.

22. Mengapa aku tidak menyembah (Tuhan) yang telah menciptakan dan yang hanya kepada-Nya kamu (semua) akan dikembalikan?

23. Mengapa aku akan menyembah tuhan-tuhan selain-Nya jika (Allah) Yang Maha Pemurah menghendaki kemudharatan terhadapku, niscaya syafaat mereka tidak memberi manfaat sedikitpun bagi diriku dan mereka tidak (pula) dapat menyelamatkanku?

24. Sesungguhnya aku kalau begitu pasti berada dalam kesesatan yang nyata.

25. Sesungguhnya aku telah beriman kepada Tuhanmu; maka dengarkanlah (pengakuan keimanan) ku.

26. Dikatakan (kepadanya): “Masuklah ke surga”. Ia berkata: “Alangkah baiknya sekiranya kaumku mengetahui,

27. apa yang menyebabkan Tuhanku memberi ampun kepadaku dan menjadikan aku termasuk orang-orang yang dimuliakan”.

28. Dan Kami tidak menurunkan kepada kaumnya sesudah dia (meninggal) suatu pasukanpun dari langit dan tidak layak Kami menurunkannya.

29. Tidak ada siksaan atas mereka melainkan satu teriakan saja; maka tiba-tiba mereka semuanya mati.

30. Alangkah besarnya penyesalan terhadap hamba-hamba itu, tiada datang seorang rasulpun kepada mereka melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya.

31. Tidakkah mereka mengetahui berapa banyaknya umat-umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan, bahwasanya orang-orang (yang telah Kami binasakan) itu tiada kembali kepada mereka.

32. Dan setiap mereka semuanya akan dikumpulkan lagi kepada Kami.

33. Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah bumi yang mati. Kami hidupkan bumi itu dan Kami keluarkan daripadanya biji-bijian, maka daripadanya mereka makan.

34. Dan Kami jadikan padanya kebun-kebun kurma dan anggur dan Kami pancarkan padanya beberapa mata air,

35. supaya mereka dapat makan dari buahnya, dan dari apa yang diusahakan oleh tangan mereka. Maka mengapakah mereka tidak bersyukur?

36. Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.

37. Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah malam; Kami tanggalkan siang dari malam itu, maka dengan serta merta mereka berada dalam kegelapan,

38. dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.

39. Dan telah Kami tetapkan bagi bulan manzilah-manzilah, sehingga (setelah dia sampai ke manzilah yang terakhir) kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua.

40. Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya.

41. Dan suatu tanda (kebesaran Allah yang besar) bagi mereka adalah bahwa Kami angkut keturunan mereka dalam bahtera yang penuh muatan,

42. dan Kami ciptakan untuk mereka yang akan mereka kendarai seperti seperti bahtera itu.

43. Dan jika Kami menghendaki niscaya Kami tenggelamkan mereka, maka tiadalah bagi mereka penolong dan tidak pula mereka diselamatkan.

44. Tetapi (Kami selamatkan mereka) karena rahmat yang besar dari Kami dan untuk memberikan kesenangan hidup sampai kepada suatu ketika.

45. Dan apabila dikatakan kepada mereka: “Takutlah kamu akan siksa yang di hadapanmu dan siksa yang akan datang supaya kamu mendapat rahmat”, (niscaya mereka berpaling).

46. Dan sekali-kali tiada datang kepada mereka suatu tanda dari tanda-tanda kekuasaan Tuhan mereka, melainkan mereka selalu berpaling daripadanya.

47. Dan apabila dikatakan kepada mereka: “Nafkahkanlah sebahagian dari rezeki yang diberikan Allah kepadamu”, maka orang-orang yang kafir itu berkata kepada orang-orang yang beriman: “Apakah kami akan memberi makan kepada orang-orang yang jika Allah menghendaki tentulah Dia akan memberinya makan, tiadalah kamu melainkan dalam kesesatan yang nyata”.

48. Dan mereka berkata: “Bilakah (terjadinya) janji ini (hari berbangkit) jika kamu adalah orang-orang yang benar?”

49. Mereka tidak menunggu melainkan satu teriakan saja yang akan membinasakan mereka ketika mereka sedang bertengkar.

50. Lalu mereka tidak kuasa membuat suatu wasiatpun dan tidak (pula) dapat kembali kepada keluarganya.

51. Dan ditiuplah sangkakala, maka tiba-tiba mereka ke luar dengan segera dari kuburnya (menuju) kepada Tuhan mereka.

52. Mereka berkata: “Aduhai celakalah kami? Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat-tidur kami (kubur)?” Inilah yang dijanjikan (Tuhan) Yang Maha Pemurah dan benarlah Rasul-rasul (Nya).

53. Tidak adalah teriakan itu selain sekali teriakan saja, maka tiba-tiba mereka semua dikumpulkan kepada Kami.

54. Maka pada hari itu seseorang tidak akan dirugikan sedikitpun dan kamu tidak dibalasi, kecuali dengan apa yang telah kamu kerjakan.

55. Sesungguhnya penghuni surga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan (mereka).

56. Mereka dan isteri-isteri mereka berada dalam tempat yang teduh, bertelekan di atas dipan-dipan.

57. Di surga itu mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa yang mereka minta.

58. (Kepada mereka dikatakan): “Salam”, sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang.

59. Dan (dikatakan kepada orang-orang kafir): “Berpisahlah kamu (dari orang-orang mukmin) pada hari ini, hai orang-orang yang berbuat jahat.

60. Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu hai Bani Adam supaya kamu tidak menyembah syaithan? Sesungguhnya syaithan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu”,

61. dan hendaklah kamu menyembah-Ku. Inilah jalan yang lurus.

62. Sesungguhnya syaithan itu telah menyesatkan sebahagian besar di antaramu. Maka apakah kamu tidak memikirkan?

63. Inilah Jahannam yang dahulu kamu di ancam (dengannya).

64. Masuklah ke dalamnya pada hari ini disebabkan kamu dahulu mengingkarinya.

65. Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.

66. Dan jikalau Kami menghendaki pastilah Kami hapuskan penglihatan mata mereka; lalu mereka berlomba-lomba (mencari) jalan. Maka betapakah mereka dapat melihat (nya).

67. Dan jikalau Kami menghendaki pastilah Kami robah mereka di tempat mereka berada; maka mereka tidak sanggup berjalan lagi dan tidak (pula) sanggup kembali.

68. Dan barangsiapa yang Kami panjangkan umurnya niscaya Kami kembalikan dia kepada kejadian (nya). Maka apakah mereka tidak memikirkan?

69. Dan Kami tidak mengajarkan syair kepadanya (Muhammad) dan bersyair itu tidaklah layak baginya. Al Qur’an itu tidak lain hanyalah pelajaran dan kitab yang memberi penerangan,

70. supaya dia (Muhammad) memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup (hatinya) dan supaya pastilah (ketetapan azab) terhadap orang-orang kafir.

71. Dan apakah mereka tidak melihat bahwa sesungguhnya Kami telah menciptakan binatang ternak untuk mereka yaitu sebahagian dari apa yang telah Kami ciptakan dengan kekuasaan Kami sendiri, lalu mereka menguasainya?

72. Dan Kami tundukkan binatang-binatang itu untuk mereka; maka sebahagiannya menjadi tunggangan mereka dan sebahagiannya mereka makan.

73. Dan mereka memperoleh padanya manfaat dan minuman. Maka mengapakah mereka tidak bersyukur?

74. Mereka mengambil sembahan-sembahan selain Allah, agar mereka mendapat pertolongan.

75. Berhala-berhala itu tiada dapat menolong mereka; padahal berhala-berhala itu menjadi tentara yang disiapkan untuk menjaga mereka.

76. Maka janganlah ucapan mereka menyedihkan kamu. Sesungguhnya Kami mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka nyatakan.

77. Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata!

78. Dan dia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: “Siapakah yang dapat menghidupkan tulang-belulang, yang telah hancur luluh?”

79. Katakanlah: “Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk,

80. yaitu Tuhan yang menjadikan untukmu api dari kayu yang hijau, maka tiba-tiba kamu nyalakan (api) dari kayu itu.”

81. Dan tidakkah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi itu berkuasa menciptakan yang serupa dengan itu? Benar, Dia berkuasa. Dan Dialah Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui.

82. Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: “Jadilah!” Maka terjadilah ia.

83. Maka Maha Suci (Allah) yang di tangan-Nya kekuasaan atas segala sesuatu dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan.

Sabtu, 19 Maret 2011

8 Hari Terkubur Puing, Pemuda Jepang Selamat Pemuda itu berhasil ditarik dari reruntuhan puing-puing di Kesennuma.

8 Hari Terkubur Puing, Pemuda Jepang Selamat
Pemuda itu berhasil ditarik dari reruntuhan puing-puing di Kesennuma.
Sabtu, 19 Maret 2011,

Kota Kesennuma, Jepang, setelah dihantam gempa dan tsunami

VIVAnews - Gempa 9 Skala Richter yang memicu tsunami dahsyat di Jepang telah mengakibatkan sekitar 10 ribu orang menghilang. Tapi 'tangan' Tuhan menyelamatkan nyawa seorang pemuda yang sudah terperangkap selama delapan hari di Kesennuma.

Dilansir The Guardian, Sabtu, 19 Maret 2011. identitas pemuda itu belum dipublikasikan. Pemuda itu berhasil ditarik tim evakuasi dari reruntuhan puing-puing dalam kondisi masih bernafas di Kesennuma, Prefektur (setingkat provinsi) Miyagi. Ini merupakan salah satu kota yang mengalami kerusakan terparah akibat bencana gempa dan tsunami. Tak dijelaskan bagaimana anak muda itu bertahan hidup.

Dalam video detik-detik tsunami menghantam Kesennuma terlihat betapa gelombang dahsyat hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk menenggelamkan kota. Benda-benda berbobot berat seperti mobil dan kapal, dengan begitu mudahnya diseret arus.

Hingga kini, tulis The Guardian, korban jiwa akibat bencana ini mencapai 7.197 orang, sedangkan 10.905 lainnya dilaporkan hilang. Meski demikian, laporan juga mengindikasikan bahwa sebagian dari mereka yang disebut hilang itu ternyata telah mengevakuasi diri ke pengungsian.

Gempa yang terjadi pada 11 Maret 2011 itu menghantam tiga wilayah setingkat provinsi di Jepang, yakni: Fukushima, Miyagi, dan Iwate. Kerusakan reaktor nuklir di Fukushima saat ini sudah masuk level 5, dari 7 level di skala yang diakui dunia internasional.

Korban Tsunami Jepang Tembus Angka 18.000 Ini bencana paling dahsyat yang dialami Jepang sejak tahun 1923, Gempa Besar Kanto.

Korban Tsunami Jepang Tembus Angka 18.000
Ini bencana paling dahsyat yang dialami Jepang sejak tahun 1923, Gempa Besar Kanto.

Tsunami hantam Jepang

VIVAnews -- Delapan hari berlalu paska gempa 9,0 skala Richter dan tsunami yang meluluhlantakkan tiga wilayah setingkat provinsi di Jepang, yakni: Fukushima, Miyagi, dan Iwate. Ribuan nyawa terenggut dalam musibah ini.

Hari ini, kepolisian Jepang merilis data jumlah korban bencana sebanyak 18.000 orang, jauh lebih besar dari perkiraan sebelumnya yang 10.000 jiwa.

Menurut Data, sebanyak 7.197 jiwa dipastikan meninggal dunia, sementara 10.905 lainnya resmi dinyatakan hilang. Jadi, hingga pukul 09.000 waktu setempat, Sabtu 19 Maret 2011, jumlah korban mencapai 18.102 orang.

Harapan untuk menemukan korban selamat di antara puing-puing mengecil mengingat saat ini cuaca dingin melanda timur laut Jepang -- membuat kawasan bencana terselimuti salju. Penemuan seorang pemuda yang terperangkap 8 hari di antara puing-puing di Kesennuma, adalah sebuah keajaiban.

Jumlah korban jiwa akibat gempa dan tsunami ini jauh lebih besar dibandingkan bencana gema 7,2 skala Richter yang menggunjang Kobe pada tahun 1995. Kala itu, 6.434 orang tewas.

Namun, angka yang dikantongi polisi diyakini bakal berubah lebih banyak. Sebab, itu belum termasuk jumlah korban yang dilaporkan hilang di wilayah sepanjang pantai yang terkena tsunami.

Sebelumnya, seperti dimuat Kyodo News, Wali kota Ishinomaki di Prefektur Miyagi Rabu lalu melaporkan, jumlah warganya yang hilang diperkirakan sekitar 10.000 orang. Sementara hari ini, kantor berita NHK melaporkan, sekitar 10.000 orang belum ditemukan di pelabuhan Kota Minamisanriku di prefektur yang sama.

Bencana gempa dan tsunami yang menggulung Jepang, Jumat 11 Maret 2011 adalah bencana paling mematikan sejak tahun 1923 -- di tahun itu terjadi musibah Gempa Besar Kanto (Great Kanto Earthquake) yang menewaskan 142.000 orang.

DZIKIR ASMAUL HUSNA


Dzikir Asmaul Husna

Rasulullah bersabda “ Sesungguhnya hati itu berkarat sebagaimana besi berkarat. Cara membersihkannya adalah dengan mengingat Allah [dzikrullah] ”

“ Qalbu berkarat karena dua hal yaitu lalai dan dosa. Dan pembersihnyapun dengan dua hal yaitu istighfar dan dzikrullah” [HR.Ibnu Ab’id dun ya Al-Baihaqi]

“[yaitu] Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah hanya dengan dzikir hati menjadi tentram.” [Ar-Ra’d : 28]

“ Karena itu ingatlah kepadaKu, niscaya Aku akan ingat kepadamu.. [Al-Baqarah : 152] “Maka apabila kamu telah selesai shalat, ingatlah Allah di waktu berdiri,duduk dan di kala berbaring.”[An-Nisa:103]

“Katakanlah olehmu,” Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kalian seru, Dia mempunyai Al-Asmaul Husna (nama-nama yang terbaik).. [Al-Isra : 110]

Berbekallah untuk hari yang sudah pasti. Sesungguhnya kematian adalah muaranya manusia. Relakah dirimu menyertai segolongan orang.. Mereka membawa bekal sedang tanganmu hampa?

Dzikir Asmaul Husna setelah sholat..

AL FATEHAH

BISMILLAHIRROHMAANIRROHIIM. ALHAMDULILLAAHI ROBBIL `ALAMIIN. ARROHMAANIRROHIIM. MALIKI YAUMIDDIIN. IYYAAKA NA`BUDU WA IYYAKA NASTAI`IN. IHDINASSHIROOTHOL MUSTAQIIM. SHIROOTHOL LADZIINA AN `AMTA `ALAIHIM GHOIRIL MAGHDZUUBI `ALAIHIM WALADDHOOLLIIN. AAMIIN.

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.Segala puji bagi Allah Tuhan sekalian seluruh alam. Yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang. Pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembahdan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus yaitu jalannya orang-orang yang Engkau beri nikmat bukan jalannya mereka yang dimurkai, dan bukan pula jalan mereka yang sesat.

YAA ILAHI ANTA MAQSUDI WA RIDHOKA MATHLUBI A’TINI MAHABBATAKA WA BIQURBI WA BI NAFSIK WA BIMA’RIFATIK.BIROHMATIKA YAA AR HAMAR ROHIMIIN.

Ya Allah hanya Engkau yang aku tuju.. akan kupersembahkan jiwa ragaku,hidup matiku untuk beribadat padaMu. Hanya ridhoMulah yang aku nanti, aku rela lahir dan batin untuk mencari ridhoMu, hanya kedekatanMulah yang aku nantikan.

ASTAGHFIRULLAHALAZHIM .. [ISTIGHFARKAN AKAL KITA>>baca dalam hati] ASTAGHFIRULLAHALAZHIM .. [ISTIGHFARKAN HATI KITA>>baca dalam hati] ASTAGHFIRULLAHALAZHIM .. [ISTIGHFARKAN RAGA KITA>>baca dalam hati]

SUBHANALLAHI WALHAMDU LILLAHI WALA ILAHA ILLALLAHU WALLAHU AKBAR [baca 3x]

Maha suci Allah dan segala puji bagi Allah,tiada tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar.

LAA HAULA WALA QUWWATA ILLA BILLAHIL ALIYYIL AZHIM

Tiada daya dan upaya kecuali milik Allah Yang Maha Agung

HASBIYAALLAH WA NI’MAL WAKIL NI’MAL MAULA WA NI’MAN NAZHIR Cukuplah Allah menjadi penolong bagiku dan Dia sebaik-baik penolong

LAA ILAHA ILLALLAH 7X MUHAMMADUR RASULULLAH 1x

Tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasul Allah

ASMAUL HUSNA

BULAN I

HARI 1 : YAA ALLAH YAA RAHMAN : MAHA PENGASIH

HARI 2 : YAA ALLAH YAA RAHIM : MAHA PENYAYANG

HARI 3 : YAA ALLAH YAA MALIK : MAHA RAJA

HARI 4 : YAA ALLAH YAA QUDUUS : MAHA SUCI

HARI 5 : YAA ALLAH YAA SALAM : MAHA SEJAHTERA

HARI 6 : YAA ALLAH YAA MUKMIN : MAHA MENJAGA KEAMANAN

HARI 7 : YAA ALLAH YAA MUHAIMIN : MAHA MEMELIHARA

dst. SELENGKAPNYA klik disini

Untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan kami tidak menampilkan seluruh isi Asmaul Husna, dikarenakan untuk mempelajari ajaran Asmaul Husna harus dibawah Bimbingan Ustad pembimbing.

DZIKIR ASMAUL HUSNA DAN MANFAATNYA

DZIKIR ASMAUL HUSNA DAN MANFAATNYA

1. AR RAHMAAN = MAHA PENGASIH = Yang Maha Pemurah.
Jika kita membaca Yaa Rahmaan sebanyak seratus kali, yaitu setiap usai mengerjakan shalat fardu. Dengan seizin Allah kita akan memiliki ingatan yang kuat, pengetahuan yang cemerlang, dan terhindar dari hati yang keras. Wallaahu’alam. Al-Faatihah: 3

2. AR RAHIIM = MAHA PENYAYANG = Yang Maha Pengasih.
Barangsiapa membaca Yaa Rahiim seratus kali seusai shalat subuh, dengan seizin Allah, setiap orang akan bersahabat dan baik kepadanya. Dan bila dibaca tujuh kali maka ia akan berada dalam naungan Allah. Kemudian bila setiap usai shalat fardu dibaca seratus kali maka Allah akan mengasihinya. Wallaahu’alam. Al-Faatihah: 3

3. AL MAALIK = MAHA RAJA
Perbanyaklah membaca Yaa Maalik. Dengan seizin Allah, kita akan diberi kekuatan, kekuasaan, kebesaran, serta kepemilikan atas segala sesuatu. Orang-orang akan memberlakukan kita dengan baik dan penuh hormat. Wallaahu’alam.
Al-Mu’minuun: 11

4. AL QUDDUUS = MAHA SUCI
Bila Yaa Qudduus dibaca seratus kali setiap hari, dengan seizin Allah, hati orang yang membacanya akan terbebas dari rasa gundah dan gelisah. Orang yang setiap hari rutin membaca zikir ini akan mendapat kejernihan hati yang sempurna. Wallaahu’alam. Al-Jumu’ah: 1

5. AS SALAAM = MAHA PEMBERI KEDAMAIAN = Maha Sejahtera
Apabila Yaa Salaam dibaca sebanyak 160 kali untuk orang yang sakit, dengan seizin Allah, orang yang sakit tersebut akan segera disembuhkan dari penyakitnya. Sering mengucapkan bacaan ini juga akan mendatangkan cinta dan keselamatan serta keamanan dari segala macam bencana. Wallaahu’alam. Al-Hasyr: 23

6. AL MU’MIN = MAHA PEMBERI KEAMANAN = Yang Maha Terpercaya
Barangsiapa sering membaca Yaa Mu’min, dengan seizin Allah, ia akan terbebas dari segala macam gangguan yang mungkin menghadangnya. Wallaahu’alam. Al-Hasyr: 23

7. Al MUHAIMIN = MAHA MEMELIHARA
Barang siapa membaca Yaa Muhaimin dalam kondisi suci (wudhunya belum batal), dengan seizin allah, batinnya bakal memancarkan cahaya. Dan barang siapa melafalkan bacaan ini 125 kali, Insya Allah, hatinya akan menjadi jernih. Ia akan menemukan rahasia dan hakikat dari setiap kejadian. Wallaahu’alam. Al-Hasyr: 23

8. AL ‘AZIIZ = MAHA PERKASA
Seseorang yang mengamalkan bacaan Yaa ‘Aziiz sebanyak empat puluh kali setiap usai shalat subuh selama empat puluh hari, dengan seizin Allah, dirinya tidak akan bergantung kepada orang lain. Dana barang siapa yang setiap hari setelah terbitnya fajar melafalkan bacaan ini 94 kali, maka Insya Allah, ia akan dianugerahi kewibawaan. Wallaahu’alam. Ali ‘Imran: 62

9. AL JABBAAR = MAHA PEMAKSA = Yang Kehendaknya Tidak Dapat Diingkari
Siapa saja yang sering membaca bacaan Yaa Jabbaar, dengan seizin Allah, ia tidak akan dipaksa oleh siapapun untuk melakukan perbuatan yang tidak ia inginkan. Ia akan terlindung dari berbagai bentuk kekerasan, kekejian, dan kekejaman. Wallaahu’alam. Al-Hasyr: 23

10. AL MUTAKABBIR = MAHA PEMILIK SEGALA KEAGUNGAN = Yang Memiliki Kebesaran
Orang tua yang gemar membaca Yaa Mutakabbir berulang kali, dengan seizin Allah akan diberikan kepadanya anak-anak yang saleh. Wallaahu’alam. Al-Hasyr: 23

11. AL KHAALIQ = MAHA PENCIPTA
Barangsiapa membaca Yaa Khaaliq berulang-ulang di malam hari, Insya Allah, Allah akan menciptakan satu malaikat yang bertugas melakukan amal kebaikan untuk orang tersebut. Di hari hisab, pahala amal kebaikan sang malaikat akan diberikan kepada orang itu. Wallaahu’alam. Ar-Ra’d: 16

12. AL BAARI’ = MAHA MENGADAKAN
Perbanyaklah membaca Yaa Baari’ untuk menambah amal kebaikan kita. Wallaahu’alam. Al-Hasyr: 24

13. AL MUSHAWWIR = MAHA PEMBENTUK
Bila seorang ibu ingin dikarunia anak, hendaknya ia berpuasa selama tujuh hari. Lalu, setiap hari ketika hendak berbuka puasa, ia membaca Yaa Khaaliq, Yaa Baari’, dan Yaa Mushawwir sebanyak 21 kali. Setelah itu meniupkannya ke dalam segelas air. Kemudian ia berbuka puasa dengan air tersebut. Maka atas izin Allah, Allah SWT akan menganugerahinya anak. Wallaahu’alam. Al-Hasyr: 24

14. AL GHAFFAAR = MAHA PENGAMPUN
Orang yang mengamalkan bacaan Yaa Ghaffaar berulang-ulang, dengan seizin Allah, dosa dan kesalahannya akan dihapuskan. Wallaahu’alam. Al-Baqarah: 235

15. AL QOHHAAR = MAHA PENAKLUK = Yang Maha Perkasa
Seseorang yang membaca Yaa Qohhaar berulang-ulang, dengan seizin Allah, ia akan mendapatkan beberapa kelebihan. Jiwanya mampu menaklukkan hawa nafsu, hatinya tidak cenderung pada dunia, dan batinnya akan merasa tenang. Bacaan ini juga bisa menjaga seseorang dari kezaliman orang lain. Wallaahu’alam. Ar-Ra’d: 16

16. AL WAHHAAB = MAHA PEMBERI
Orang yang membaca Yaa Wahhaab tujuh kali setelah berdoa. Insya Allah, doanya akan terkabul. Bila mempunyai kebutuhan atau kekurangan materi, bila membaca asma ini 100 kali setelah shalat malam dalam keadaan suci selama tiga hari atau tujuh malam, maka Allah SWT akan mencukupi seluruh kebutuhannya. Wallaahu’alam. Ali ‘Imran: 8

17. AR RAZZAAQ = MAHA PEMBERI REZEKI
Orang yang sering mengamalkan bacaan Yaa Rozzaaq, dengan seizin Allah SWT pintu rezekinya akan dilapangkan oleh Allah. Wallaahu’alam. Adz-Dzaariyaat: 58

18. AL FATTAAH = MAHA PEMBUKA PINTU RAHMAT = Yang Maha Membuka (Hati)
Barangsiapa ingin hatinya dibuka dan memperoleh kemenangan, perbanyaklah melafalkan Yaa Fattaah. Usai shalat subuh bacalah lafal ini tujuh puluh kali kemudian letakkan tangan di atas dada. Maka kegelapan yang ada di hati akan sirna. Bila dibaca rutin, lafal ini akan bermanfaat untuk memudahkan semua pekerjaan. Wallaahu’alam. Sabaa’: 26

19. AL ‘ALIIM = MAHA MENGETAHUI
Barangsiapa sering membaca Yaa ‘Aliim, hatinya akan cemerlang dan mampu menyingkapkan cahaya Ilahi. Bacaan ini memiliki manfaat yang besar guna mendapatkan ilmu dan menampakkan hal-hal yang tersembunyi. Melafalkan bacaan ini sepuluh kali setiap selesai shalat, Insya Allah, akan membuka hal-hal yang ghaib. Wallaahu’alam. Al-Baqarah: 29

20. AL QAABIDH = MAHA MENYEMPITKAN = Yang Maha Pengendali
Barangsiapa menuliskan Yaa Qaabidh di atas lima puluh makanan (buah, roti, dan sebagainya) selama empat puluh hari. Dengan seizin Allah, ia tidak akan kelaparan. Bahkan ia akan mendapatkan limpahan rezeki. Wallaahu’alam. Al-Baqarah: 245

21. AL BAASITH = MAHA MELAPANGKAN
Barangsiapa membaca Yaa Baasith sepuluh kali di waktu fajar, setelah shalat subuh, dengan tangan terbuka (telapak tangan menghadap ke atas) lalu mengusap wajahnya dengan tangan. Maka, dengan seizin Allah, ia tidak akan bergantung kepada orang lain serta akan memperoleh kekayaan. Wallaahu’alam. Ar-Ra’d: 26

22. AL KHAAFIDH = MAHA MERENDAHKAN
Barangsiapa ingin terbebas dari kejahatan musuh, berpuasalah selama tiga hari. Kemudian pada hari keempatnya membaca Yaa Khaafidh sebanyak 70 ribu kali. Orang yang mengamalkan asma ini sebanyak tujuh puluh kali, Allah SWT akan menjaganya dari kejahatan orang-orang yang zalim. Wallaahu’alam. Hadits at-Tirmizi

23. AR RAAFI’ = MAHA MENINGGIKAN
Barangsiapa mengamalkan bacaan Yaa Raafi’ seratus kali setiap hari, siang atau malam, maka Allah akan memuliakan orang tersebut serta memberinya kekayaan dan kebaikan. Wallaahu’alam. Al-An’aam: 83

24. AL MU’IZZ = MAHA MEMULIAKAN= Yang Maha Terhormat
Jika Yaa Mu’izz dibaca 140 kali setelah shalat Isya, yaitu pada malam senin dan jum’at, maka Allah akan membuat hamba yang membacanya menjadi mulia dan terhormat di mata orang lain. Orang tersebut tidak akan memiliki rasa takut kepada siapapun, selain kepada Allah SWT. Wallaahu’alam. Aali ‘Imran: 26

25. AL MUDZILL = MAHA MENGHINAKAN
Barangsiapa mengamalkan Yaa Mudzill sebanyak 75 kali, Insya Allah, dirinya akan terbebas dari gangguan orang-orang yang iri padanya, serta dari orang yang berniat untuk mencelakainya. Ia akan selalu dilindungi oleh Allah SWT. Wallaahu’alam. Ali ‘Imran: 26

26. AS SAMII’ = MAHA MENDENGAR
Barangsiapa membaca Yaa Samii’ pada hari kamis, yaitu setelah shalat Zuhur sebanayak 100 kali, tanpa berbicara dengan siapapun, dengan seizin Allah, keinginannya akan dikabulkan Allah. Wallaahu’alam. Al-Israa’: 1

27. AL BASHIIR = MAHA MELIHAT
Barangsiapa mengamalkan Yaa Bashiir sebanyak 100 kali, yaitu antara shalat jum’at dan shalat sunah setelahnya, maka Allah akan meninggikan kedudukannya di mata orang lain. Wallaahu’alam. Al-Hadiid: 4

28. AL HAKAM = MAHA MENETAPKAN HUKUM
Barangsiapa membaca Yaa Hakam berulang kali pada malam hari, maka dengan izin-Nya, rahasia (hal-hal yang tersembunyi) akan dinampakkan padanya. Wallaahu’alam. Al-Mu’min: 48

29. AL ‘ADL = MAHA ADIL
Bila seseorang menuliskan bacaan Yaa’Adl di atas sekerat roti pada malam jum’at lalu memakan roti itu, maka dengan izin Allah, orang lain akan menuruti ucapannya. Wallaahu’alam. Al-An’aam: 115

30. AL LATHIIF = MAHA LEMBUT
Bacaan Yaa Lathiif memiliki beberapa faedah. Yaitu bisa mendekatkan kita pada hasil, menghilangkan semua rasa sakit, penyakit, dan semua kesulitan. Di saat ada bencana, kesusahan, dan kesedihan, melafalkannya dapat mendatangkan keselamatan, kebahagiaan, keamanan, dan keyakinan. Wallaahu’alam. Al-Mulk: 14

31. AL KHABIIR = MAHA MENGETAHUI
Seseorang yang memiliki kebiasaan buruk lalu ia membaca Yaa Khobiir berkali-kali, maka dengan seizin Allah, kebiasaan buruknya itu akan segera menghilang dari dirinya. Wallaahu’alam.

32. AL HALIIM = MAHA SABAR
Dianjurkan untuk rutin membaca Yaa Haliim 100 kali dalam sehari untuk meredakan kemarahan dan mengetahui hal-hal yang ghaib, untuk memadamkan api kemarahan dan kebodohan, serta untuk mendapatkan ketenangan hati dan terjaga dari berbagai bencana. Wallaahu’alam.

33. AL ‘AZHIIM = MAHA AGUNG
Orang yang sering mengamalkan bacaan Yaa ‘Azhiim, dengan seizin Allah, akan dihormati oleh orang lain. Wallaahu’alam.

34. AL GHAFUUR = MAHA PENGAMPUN
Orang yang terserang sakit kepala dan demam lalu ia membaca Yaa Ghofuur, maka dengan siizin Allah, ia akan sembuh dari penyakit yang dideritanya itu. Banyak mengulang-ulang asma ini juga dapat menghilangkan penyakit was-was. Wallaahu’alam.

35. ASY SYAKUUR = MAHA MENGHARGAI
Barangsiapa yang bersedih lalu ia membaca Yaa Syaakuur sebanyak 41 kali kemudian meniupkannya ke dalam segelas air dan membasuh wajahnya dengan air tersebut. Maka dengan siizin Allah, hatinya akan menjadi tentram dan tenang. Dan ia akan dapat mencukupi kebutuhannya. Wallaahu’alam.

36. AL ‘ALIYY = MAHA TINGGI
Barangsiapa kadar imannya sedang turun lalu ia membaca Yaa ‘Aliyy berkali-kali, maka dengan siizin Allah, imannya akan kembali meningkat serta peruntungannya terbuka. Dan bagi seseorang yang tengah dalam perjalanan pulang, dengan seizin Allah, ia akan sampai ke kampung halamannya dengan selamat. Wallaahu’alam.

37. AL KABIIR = MAHA BESAR
Barangsiapa ingin mendapatkan penghormatan maka bacalah Yaa Kabiir seratus kali setiap hari. Wallaahu’alam.

38. AL HAAFIIZH = MAHA MEMELIHARA
Orang yang membaca Yaa Haafiizh enam belas kali setiap hari, dengan siizin Allah, ia akan terlindung dari berbagai musibah. Jika dibaca 998 kali, ia akan terlindung dari segala macam ketakutan meski ia pergi ke tempat berbahaya. Ia juga terjaga dari bahaya tenggelam. Ucapannya akan selalu terjaga dan doanya akan cepat terjawab. Wallaahu’alam.

39. AL MUQIITU = MAHA MENJAGA
Apabila seseorang mempunyai anak dengan perangai buruk, hendaknya ia membaca Yaa Muqiit berulang-ulang lalu ditiupkan ke dalam segelas air dan meminumkannya kepada anak tersebut. Maka dengan seizin allah, anak tersebut akan berperangai baik. Wallaahu’alam.

40. AL HASIIB = MAHA MENGHITUNG
Jika seseorang takut dirampok, didengki, diganggu, atau dizalimi oleh orang lain, hendaknya mulai hari kamis ia membaca Yaa Hasiib sebanyak 70 kali siang dan malam selama tujuh hari. Dan pada hitungan ke-71 ia mengucapkan Hasbiyallaahul-Hasiib. Insya Allah, rasa takut yang ada di dalam dirinya itu akan lenyap. Wallaahu’alam.

41. AL JALIIL = MAHA LUHUR
Perbanyaklah membaca Yaa Jaliil untuk menambah amalan pahala kebaikan. Wallaahu’alam.

42. AL KARIIM = MAHA PEMURAH
Orang yang mengamalkan bacaan Yaa Kariim, dengan seizin Allah, ia akan mendapatkan kemuliaan baik di dunia maupun di akhirat kelak. Wallaahu’alam.

43. AR RAQIIB = MAHA MENGAWASI
Barangsiapa membaca Yaa Raqiib sebanyak tujuh kali untuk dirinya sendiri, keluarga, dan kekayaannya, dengan seizin Allah, semuanya itu akan berada di bawah perlindungan Allah. Jika bacaan ini senantiasa diamalkan maka kelalaian akan sirna dari hati. Wallaahu’alam.

44. AL MUJIIB = MAHA MENGABULKAN
Permohonan seorang hamba yang disertai dengan penyebutan Yaa Mujiib, Insya Allah, akan dikabulkan oleh Allah. Wallaahu’alam.

45. AL WAASI’ = MAHA LUAS
Barangsiapa sulit mendapatkan nafkah lalu membaca Yaa Waasi’, dengan seizin Allah, ia akan mendapatkan sumber nafkah yang layak. Wallaahu’alam.

46. AL HAKIIM = MAHA BIJAKSANA
Seseorang yang rajin membaca Yaa Hakiim dari waktu ke waktu, dengan seizin Allah, ia tidak akan mendapatkan kesulitan dalam pekerjaannya. Wallaahu’alam.

47. AL WADUUD = MAHA MENGASIHI
Bila terjadi persengketaan di antara dua orang, kemudian salah satunya membaca Yaa Waduud seribu kali pada makanan atau minuman lalu meminta orang yang bersengketa dengannya mengkonsumsi makanan atau minuman tersebut, dengan seizin Allah, persengketaan mereka berdua akan selesai. Wallaahu’alam.

48. AL MAJIID = MAHA MULIA
Orang yang sering membaca Yaa Majiid, dengan seizin allah, ia akan dianugerahi kemuliaan oleh Allah SWT. Wallaahu’alam.

49. AL BAA’ITS = MAHA MEMBANGKITKAN
Membaca Yaa Baa’its berulang-ulang akan mendatangkan rasa takut kita kepada Allah SWT. Seseorang yang sebelum tidur mengusapkan tangannya ke dada dan melafalkan bacaan ini seratus kali, Allah SWT akan menghidupkan hatinya dengan cahaya makrifat-Nya. Wallaahu’alam.

50. ASY SYAHIID = MAHA MENYAKSIKAN
Orangtua yang mempunyai anak yang nakal dianjurkan untuk membaca Yaa Syahiid berulang-ulang untuk anaknya tersebut. Insya Allah, Allah akan memberikan kesalihan kepada anak itu. Wallaahu’alam.

51. AL HAQQ = MAHA BENAR
Apabila seseorang kehilangan sesuatu lalu membaca Yaa Haqq berulang-ulang, dengan seizin Allah, ia akan menemukan sesuatu yang hilang tersebut. Wallaahu’alam.

52. AL WAKIIL = MAHA MEWAKILI
Orang yang takut tenggelam, terbakar api, atau bahaya lain yang sejenis, hendaknya sering mengulang-ulang membaca Yaa Wakiil. Dengan seizin Allah, ia akan selalu berada dalam lindungan Allah SWT. Bacaan ini juga memiliki pengaruh yang luar biasa untuk mendekatkan kita pada apa yang diinginkan dan juga untuk memenuhi kebutuhan kita. Wallaahu’alam.

53. AL QAWIYY = MAHA KUAT
Seseorang yang tidak mampu mengalahkan musuhnya lalu mengucapkan Yaa Qowiyy dengan tujuan agar tidak dizalimi, dengan seizin Allah, ia akan terbebas dari gangguan musuhnya itu. Wallaahu’alam.

54. AL MATIIN = MAHA KOKOH
Barangsiapa yang sedang tertimpa suatu kesulitan lalu melafalkan Yaa Matiin berulang-ulang, dengan seizin Allah, kesulitannya akan sirna. Wallaahu’alam.

55. AL WALIYY = MAHA PELINDUNG
Barangsiapa sering mengamalkan Yaa Waliyy, dengan seizin Allah, ia akan menjadi kekasih atau wali Allah. Wallaahu’alam.

56. AL HAMIID = MAHA TERPUJI
Orang yang sering mengucapkan Yaa Hamiid, dengan seizin Allah, ia akan dicintai dan dihormati oleh orang lain. Wallaahu’alam.

57. AL MUHSHII = MAHA PENGHITUNG
Bila seseorang takut tidak bisa menjawab pertanyaan pada hari pengadilan di akhirat kelak, hendaknya ia sering membaca Yaa Muhshii sebanyak seribu kali. Insya Allah, ia akan mendapat kemudahan. Wallaahu’alam.

58. AL MUBDI’ = MAHA MEMULAI
Sekiranya Yaa Mubdi’ dibaca berulang-ulang lalu ditiupkan kepada wanita yang hamil yang takut keguguran, Insya Allah, ia tidak akan mengalami musibah itu. Wallaahu’alam.

59. AL MU’IID = MAHA MENGEMBALIKAN
Jika Yaa Mu’iid dibaca sebanyak tujuh puluh kali dan ditujukan kepada seeorang yang jauh dari keluarganya, dengan seizin Allah, orang tersebut akan pulang dengan selamat. Wallaahu’alam.

60.AL MUHYII = MAHA PEMBERI KEHIDUPAN
Bila seseorang sedang memikul beban persoalan yang berat lalu ia mengucakan Yaa Muhyii tujuh kali setiap hari, Insya Allah, beban tersebut akan terlepas darinya. Wallaahu’alam.

61. AL MUMIIT = MAHA MEMATIKAN
Bacaan Yaa Mumiit memiliki manfaat besar untuk menghancurkan dan mematahkan kekuatan musuh. Wallaahu’alam.

62. AL HAYY = MAHA HIDUP
Bacaan Yaa Hayy berkhasiat memanjangkan umur. Baragsiapa yang rutin membacanya, khususnya setiap setelah selesai shalat sebanyak 18 kali, Insya Allah, ia akan terhindar dari kematian mendadak dan rejekinya diluaskan. Untuk mengobati sakit mata, bacalah Yaa Hayy sembilan belas kali. Insya Allah akan sembuh. Wallaahu ‘alam.

63. AL QOYYUUM = MAHA BERDIRI SENDIRI
Barangsiapa tidak ingin tertimpa kekurangan apapun, hendaknya sering membaca Yaa Qoyyuum. Wallaahu’alam.

64. AL WAAJID = MAHA MENEMUKAN
Seseorang yang ingin jadi pemurah hendaknya memperbanyak mambaca Yaa Waajid. Wallaahu’alam.

65. AL MAAJID = MAHA MULIA
Orang yang sering mengamalkan Yaa Maajid, dengan seizin Allah, hatinya akan tercerahkan. Wallaahu’alam.

66. AL WAAHID = MAHA TUNGGAL
Orang yang membaca Yaa Waahid berulang-ulang dalam kondisi yang menyendiri dan di tempat yang tenang, dengan seizin Allah dia akan terlepas dari rasa takut dan angan-angan. Bacaan ini juga berpengaruh besar dalam mendatangkan kasih sayang. Juga kedekatan serta kemuliaan di antara keluarga dan sanak keluarga dan sanak saudara. Wallaahu’alam.

67. AL AHAD = MAHA ESA
Orang yang membaca Yaa Ahad seribu kali, dengan seizin Allah, sejumlah rahasia tertentu akan disingkap baginya. Barangsiapa yang tengah sendiri setelah menahan nafsu atau memperbanyak ibadah kemudian mengucapkan Yaa Ahad seribu kali, Insya Allah, ia akan menyaksikan malaikat di sekitarnya. Wallaahu’alam.

68. ASH SHAMAD = MAHA DIBUTUHKAN
Barangsiapa rajin membaca Yaa Shomad berulang-ulang, Insya allah, Allah akan memenuhi kebutuhannya. Wallaahu‘alam.

69. AL QOODIR = MAHA MAMPU
Barangsiapa sering mengamalkan Yaa Qoodir, dengan seizin Allah, semua hasrat dan keinginannya akan terkabul. Wallaahu’alam.

70. AL MUQTADIR = MAHA BERKUASA
Orang yang membaca Yaa Muqtadir terus menerus, dengan seizin Allah, ia akan memiliki pengetahuan tentang kebenaran. Wallaahu’alam.

71. AL MUQADDIM = MAHA MEMPERCEPAT
Seseorang yang membaca Yaa Muqoddim berkali-kali di medan peperangan atau di suatu tempat yang menakutkan, Insya Allah, ia tidak akan terkena gangguan. Wallaahu’alam.

72. AL MUAKHKHIR = MAHA MENUNDA
Barangsiapa membaca Yaa Muakhkhir di dalam hati sebanyak seratus kali setiap hari, Insya Allah, relung hatinya akan dipenuhi dengan kecintaan kepada Allah. Tidak ada kecintaan kepada selain-Nya. Wallaahu’alam.

73. AL AWWAL = MAHA AWAL
Barangsiapa ingin dikaruniaiseorang anak, atau ingin bertemu dengan seseorang yang sedang berpergian jauh maka bacalah Yaa Awwal sebanyak seribu kali selama empat puluh jum’at.

74. AL AAKHIR = MAHA AKHIR
Seseorang yang sering membaca Yaa Aakhir akan menjalani hidup dengan baik. Dan di akhir hayatnya, Insya Allah, ia akan menutup usianya dengan baik. Wallaahu’alam.

75. AZH ZHAAHIR = MAHA NYATA
Barangsiapa membaca Yaa Zhaahir sebanyak lima belas kali setelah shalat jum’at, dengan seizin Allah, cahaya Ilahi akan masuk ke hatinya. Wallaahu’alam.

76. AL BAATHIN = MAHA TERSEMBUNYI
Barangsiapa ingin melihat kebenaran dalam berbagai hal, bacalah Yaa Baathin tiga kali setiap hari. Wallaahu’alam.

77. AL WAALII = MAHA MEMERINTAH
Bila seseorang membaca Yaa Waalii berulang-ulang lalu meniupkannya ke dalam rumahnya, maka dengan seizin Allah, Allah akan melindungi rumah tersebut dari bahaya. Wallaahu’alam.

78. AL MUTA’AALII = MAHA TINGGI
Bila seseorang rajin membaca Yaa Muta’aalii berulang-ulang, dengan seizin Allah, Allah akan memberinya banyak kebaikan. Wallaahu’alam.

79. AL BARR = SUMBER SEGALA KEBAIKAN
Bila seseorang rajin membaca Yaa Barr untuk anaknya, dengan seizin Allah, anaknya akan terlepas dari berbagai kemalangan. Wallaahu’alam.

80. AT TAWWAAB = MAHA PENERIMA TOBAT
Bila seseoarang rajin membaca Yaa Tawwaab berulang-ulang, dengan seizin Allah, Allah akan menerima tobatnya. Wallaahu’alam.

81. AL MUNTAQIM = MAHA PENUNTUT BALAS
Bila seseorang rajin membaca Yaa Muntaqim berulang-ulang, dengan seizin Allah, Allah akan memberinya kemenangan bila ia berhadapan dengan musuh.

82. AL ‘AFUWW = MAHA PEMAAF
Bila seseorang rajin membaca Yaa ‘Afuww berulang-ulang, dengan seizin Allah, Allah akan mengampuni dosa-dosanya. Wallaahu’alam.

83. AR RA’UUF = MAHA BELAS KASIH
Bila Seseorang rajin membaca Yaa Roo’uuf berulang-ulang, dengan seizin Allah, ia akan mendapatkan keberkahan dari Allah. Wallaahu’alam.

84. MAALIKUL-MULK = MAHA MEMILIKI KERAJAAN ABADI
Bila seseorang rajin membaca Yaa Maalikul-Mulk berulang-ulang, dengan seizin Allah, Allah akan memberi martabat dan harga diri kepadanya di mata manusia. Wallaahu’alam.

85. DZUUL-JALAALI-WAL-IKROOM = MAHA MEMILIKI KEBESARAN DAN KEMULIAAN
Bila seseorang rajin membaca Yaa Dzul-Jalaali-Wal-Ikroom, dengan seizin Allah, Allah akan memberinya kekayaan. Wallaahu’alam.

86. AL MUQSITH = MAHA ADIL
Bila seseorang rajin membaca Yaa Muqsith berulang-ulang, dengan seizin Allah, Allah akan melindunginya dari gangguan setan. Wallaahu’alam.

87. AL JAAMI’ = MAHA MENGHIMPUN
Bila seseorang kehilangan sesuatu, ia bisa membaca Yaa jaami’ berulang-ulang. Allah akan membantu mempermudah pencarian barangnya yang hilang itu. Wallaahu’alam.

88. AL GHANIYY = MAHA KAYA
Bila seseorang rajin membaca Yaa Ghaniyy, dengan seizin Allah, Allah akan memberinya perasaan cukup dengan apa yang dimiliki dan tidak akan dijangkiti sifat serakah. Wallaahu’alam.

89. AL MUGHNII = MAHA PEMBERI KEKAYAAN
Bila seseorang rajin membaca Yaa Mughnii sebanyak sepuluh kali selama sepuluh jumat, dengan seizin Allah, Allah akan mencukupi kebutuhannya. Wallaahu’alam.

90. AL MAANI’ = MAHA PENCEGAH
Bagi orang yang sudah berumah tangga, bila rajin membaca Yaa Maani’, dengan seizin Allah, Allah akan memberi ketenteraman hidup dalam rumah tangganya. Wallaahu’alam.

91. ADH DHAAR = MAHA PEMBERI KESUKARAN
Bila seseorang rajin membaca Yaa Dhaar pada malam jumat, dengan seizin Allah, Allah akan mengangkat derajat dan kedudukannya ke tempat yang lebih tinggi. Wallaahu’alam.

92. AN NAAFI’ = MAHA PEMBERI MANFAAT
Bila seseorang membaca Yaa Naafi’ empat hari berturut-turut, maka dengan seizin Allah, ia bakal terhindar dari banyak gangguan. Wallaahu’alam.

93. AN NUUR = MAHA PEMBERI CAHAYA
Bila Seseorang rajin membaca Yaa Nuur, maka dengan seizin Allah, Allah akan memberinya karunia cahaya batiniah. Dan Allah juga akan memberinya pengetahuan untuk mengetahui hal-hal yang tersembunyi. Wallaahu’alam.

94. AL HAADII = MAHA PEMBERI PETUNJUK
Bila seseorang ingin memiliki pengetahuan spiritual dan makrifat atau ilmu mengenai Allah SWT. Maka perbanyaklah membaca Yaa Haadii. Wallaahu’alam.

95. AL BADII’ = MAHA PENCIPTA HAL BARU
Bila seseorang membaca Yaa Badii’assamaawaati wal ardh (wahai Sang Pencipta segala sesuatu yang tiada banding di muka bumi dan jagat alam semesta) sebanyak tujuh puluh kali maka dengan seizin Allah, segala kesulitan yang menimpanya akan berakhir. Wallaahu’alam.

96. AL BAAQII = MAHA KEKAL
Bila seseorang membaca Yaa Baaqii seratus kali sebelum matahari terbit maka, dengan seizin Allah, ia akan terbebas dari seluruh bencana di sepanjang hidupnya. Dan di akhirat kelak, ia akan dikasihi oleh Allah SWT. Wallaahu’alam.

97. AL WAARITSU = MAHA MEWARISI
Bila seseorang sering membaca Yaa Waarits maka Allah akan memperpanjang usianya. Wallaahu’alam.

98. AR ROSYIID = MAHA PEMBERI PETUNJUK KE JALAN YANG BENAR
Bila seseorang membaca Yaa Rosyiid sebanyak seribu kali, yaitu diantara waktu shalat Maghrib dan shalat Isya, dengan seizin Allah, berbagai persoalannya akan terselesaikan. Wallaahu’alam.

99. YAA SHABUUR = MAHA SABAR
Ketika seseorang dalam kesulitan atau berduka, bacalah Yaa Shobuur sebanyak tiga ribu kali, dengan izin Allah, Allah akan memberinya jalan keluar. Jika Yaa Shobuur dibaca sebanyak seribu kali, Allah akan memberinya ilham berupa kesabaran atas segala kesusahan dan bala bencana yang menimpanya. Wallaahu’alam.

Doa-doa Yang Makbul:

1. Orang yang terdesak.

2. Orang yang teraniaya/dizalimi.

3. Anak yang berbuat baik terhadap kedua ibubapanya.

4. Doa seorang Muslim yang tidak berbuat zalim & tidak memutuskan silaturrahim.

Tanda-tanda Doa Yang Makbul:

1. Terasa sesuatu yang menakutkan.

2. Menangis tatkala berdoa.

3. Terasa menggeletar.

Cara-cara Berdoa:

1. Bersungguh-sungguh semasa berdoa. Rasulullah s.a.w pernah bersabda:

"Sesungguhnya Allah amat menyukai orang yang bersungguh-sungguh semasa ia berdoa"

2. Menghadirkan diri kpd Allah dengan penuh kekhusyukkan kerana Allah tidak menerima doa dari hati yang lalai.

3. Hendaklah makanan, minuman, pakaian dan sebagainya dari harta yang halal kerana sesungguhnya Allah itu baik & menerima melainkan yang baik belaka.

4. Doa itu bukan bertujuan untuk melakukan dosa, khianat, memutuskan silaturrahim & jangan sesekali memohon SEGERA dimakbulkan doa tersebut.

5. Digalakkan memperbanyakkan menyebut Asmaul Husna, dimulai dengan bertaubat, istighfar, hamdalah serta selawat ke atas Rasulullah s.a.w & para sahabat.

6. Sebelum berdoa, bersedekahlah terlebih dahulu (al-fatihah dan sebagainya).


KATA-KATA NASIHAT IBNU QAYYIM

* Di dalam hati manusia ada kekusutan dan tidak akan terurai kecuali menerima kehendak Allah swt.

* Di dalam hati manusia ada keganasan dan tidak akan hilang kecuali berjinak dengan dengan Allah swt

* Di dalam hati manusia ada kesedihan dan tidak akan hilang kecuali seronok mengenali Allah swt

* Di dalam hati manusia ada kegelisahan dan tidak akan tenang damai kecuali berlindung, bertemu dan berjumpa denganNya

* Di dalam hati manusia ada penyesalan dan tidak akan padam kecuali redha dengan suruhan dan laranganNya serta qadha dan qadarNya serta kesenantiasaan sabar sehingga menemuiNya

* Di dalam hati manusia ada hajat dan tidak akan terbendung kecuali kecintaan kepadaNya dan bermohon kepadaNya.

* Kesentiasaan berzikir kepadaNya adalah keikhlasan sebenar kepadaNya. . . . . . Andai dunia dan isinya diberikan kepada manusia masih tidak lagi dapat membendunghajat hati sihamba itu.


(NB: editing )

31
al-Khabiir
Yang Maha Mengetahui
Al-An’aam: 18

32

al-Haliim
Yang Maha Penyantun
Al-Baqarah: 235

33
al-’Azhiim

Yang Maha Agung
Asy-Syuura: 4

34
al-Ghafuur
Yang Maha Pengampun

Aali ‘Imran: 89

35
asy-Syakuur
Yang Menerima Syukur
Faathir: 30

36
al-’Aliyy
Yang Maha Tinggi
An-Nisaa’: 34

37

al-Kabiir
Yang Maha Besar
Ar-Ra’d: 9

38
al-Hafiizh

Yang Maha Penjaga
Huud: 57

39
al-Muqiit
Yang Maha Pemelihara

An-Nisaa’: 85

40
al-Hasiib
Yang Maha Pembuat Perhitungan
An-Nisaa’: 6

41
al-Jaliil
Yang Maha Luhur
Ar-Rahmaan: 27

42

al-Kariim
Yang Maha Mulia
An-Naml: 40

43
ar-Raqiib

Yang Maha Mengawasi
Al-Ahzaab: 52

44
al-Mujiib
Yang Maha Mengabulkan

Huud: 61

45
al-Waasi’
Yang Maha Luas
Al-Baqarah: 268

46
al-Hakiim
Yang Maha Bijaksana
Al-An’aam: 18

47

al-Waduud
Yang Maha Mengasihi
Al-Buruuj: 14

48
al-Majiid

Yang Maha Mulia
Al-Buruuj: 15

49
al-Baa’its
Yang Membangkitkan

Yaasiin: 52

50
asy-Syahiid
Yang Maha Menyaksikan
Al-Maaidah: 117

51
al-Haqq
Yang Maha Benar
Thaahaa: 114

52

al-Wakiil
Yang Maha Pemelihara
Al-An’aam: 102

53
al-Qawiyy

Yang Maha Kuat
Al-Anfaal: 52

54
al-Matiin
Yang Maha Kokoh

Adz-Dzaariyaat: 58

55
al-Waliyy
Yang Maha Melindungi
An-Nisaa’: 45

56
al-Hamiid
Yang Maha Terpuji
An-Nisaa’: 131

57

al-Muhshi
Yang Maha Menghitung
Maryam: 94

58
al-Mubdi’

Yang Maha Memulai
Al-Buruuj: 13

59
al-Mu’id
Yang Maha Mengembalikan

Ar-Ruum: 27

60
al-Muhyi
Yang Maha Menghidupkan
Ar-Ruum: 50

61
al-Mumiit
Yang Maha Mematikan
Al-Mu’min: 68

62

al-Hayy
Yang Maha Hidup
Thaahaa: 111

63
al-Qayyuum

Yang Maha Mandiri
Thaahaa: 11

64
al-Waajid
Yang Maha Menemukan

Adh-Dhuhaa: 6-8

65
al-Maajid
Yang Maha Mulia
Huud: 73

66
al-Waahid
Yang Maha Tunggal
Al-Baqarah: 133

67

al-Ahad
Yang Maha Esa
Al-Ikhlaas: 1

68
ash-Shamad

Yang Maha Dibutuhkan
Al-Ikhlaas: 2

69
al-Qaadir
Yang Maha Kuat

Al-Baqarah: 20

70
al-Muqtadir
Yang Maha Berkuasa
Al-Qamar: 42

71
al-Muqqadim
Yang Maha Mendahulukan
Qaaf: 28

72

al-Mu’akhkhir
Yang Maha Mengakhirkan
Ibraahiim: 42

73
al-Awwal

Yang Maha Permulaan
Al-Hadiid: 3

74
al-Aakhir
Yang Maha Akhir

Al-Hadiid: 3

75
azh-Zhaahir
Yang Maha Nyata
Al-Hadiid: 3

76
al-Baathin
Yang Maha Gaib
Al-Hadiid: 3

77

al-Waalii
Yang Maha Memerintah
Ar-Ra’d: 11

78
al-Muta’aalii

Yang Maha Tinggi
Ar-Ra’d: 9

79
al-Barr
Yang Maha Dermawan

Ath-Thuur: 28

80
at-Tawwaab
Yang Maha Penerima Taubat
An-Nisaa’: 16

81
al-Muntaqim
Yang Maha Penyiksa
As-Sajdah: 22

82

al-’Afuww
Yang Maha Pemaaf
An-Nisaa’: 99

83
ar-Ra’uuf

Yang Maha Pengasih
Al-Baqarah: 207

84
Maalik al-Mulk
Yang Mempunyai Kerajaan

Aali ‘Imran: 26

85
Zuljalaal wa al-’Ikraam
Yang Maha Memiliki Kebesaran serta Kemuliaan
Ar-Rahmaan: 27

86
al-Muqsith
Yang Maha Adil
An-Nuur: 47

87

al-Jaami’
Yang Maha Pengumpul
Sabaa’: 26

88
al-Ghaniyy

Yang Maha Kaya
Al-Baqarah: 267

89
al-Mughnii
Yang Maha Mencukupi

An-Najm: 48

90
al-Maani’
Yang Maha Mencegah
Hadits at-Tirmizi

91
adh-Dhaarr
Yang Maha Pemberi Derita
Al-An’aam: 17

92

an-Naafi’
Yang Maha Pemberi Manfaat
Al-Fath: 11

93
an-Nuur

Yang Maha Bercahaya
An-Nuur: 35

94
al-Haadii
Yang Maha Pemberi Petunjuk

Al-Hajj: 54

95
al-Badii’
Yang Maha Pencipta
Al-Baqarah: 117

96
al-Baaqii
Yang Maha Kekal
Thaahaa: 73

97

al-Waarits
Yang Maha Mewarisi
Al-Hijr: 23

98
ar-Rasyiid

Yang Maha Pandai
Al-Jin: 10

99
ash-Shabuur
Yang Maha Sabar

Jumat, 18 Maret 2011

Pakar nuklir terbaru di Fukushima

SMC UK: The latest update on the Japanese nuclear situation compiled by our colleagues at the Science Media Centre in London SMC Inggris: The update terbaru tentang situasi nuklir Jepang yang disusun oleh rekan-rekan kami di Science Media Centre di London

A summary of threats from the Fukushima incident by Malcolm Sperrin, Professor of Medical Physics, Royal Berkshire Hospital: Ringkasan ancaman dari insiden Fukushima oleh Malcolm Sperrin, Profesor Fisika Medis, Rumah Sakit Royal Berkshire:


It is natural to seek hard facts to summarise the risk from exposure to radiation from the Fukuyama Nuclear Complex but at this time there is insufficient information to do so. Adalah wajar untuk mencari fakta-fakta keras untuk merangkum risiko dari paparan radiasi dari Kompleks Nuklir Fukuyama tapi saat ini ada informasi yang cukup untuk melakukannya. The long established link between radiation exposure (measured in Sieverts) and risk is quoted as 6% per Sievert of radiation exposure. Link berdiri lama antara paparan radiasi (diukur dalam Sieverts) dan risiko dikutip 6% per Sievert paparan radiasi. This can be applied to medical X-rays as much as the the radiation in Japan. Ini dapat diterapkan untuk kesehatan sinar-X sebanyak radiasi di Jepang. This means that as a guide, there is an excess number of deaths equivalent to 1 in 17000 per 1mSv. Ini berarti bahwa sebagai panduan, ada yang kelebihan kematian setara dengan 1 di 17000 per 1mSv. By comparison a chest X-ray gives typically 0.1mSv. Dengan perbandingan sinar-X dada memberikan biasanya 0.1mSv.

For exposures of the magnitude being quoted in Japan, there is considerable caution neeeded, since these may be point measurements and may also be dose rates neither of which will represent the exposure received by staff. Untuk eksposur besaran yang dikutip di Jepang, ada yang cukup hati-hati neeeded, karena ini mungkin titik pengukuran dan mungkin juga dosis tingkat baik yang akan mewakili pemaparan yang diterima oleh staf.

There is also caution needed in trying to identify 'safe or dangerous levels'. Ada juga hati-hati diperlukan dalam mencoba untuk mengidentifikasi 'tingkat yang aman atau berbahaya'. There is no such thing but the risk from radiation may be overwhelmingly swamped by the risk from other origins such as smoking, natural risk of cancer, etc etc etc. When thousands have died from the impact of the earthquake and tsunami, and the threat of infectious disease looms large as a result, the risks posed at Fukushima are limited in comparison. Tidak ada hal seperti itu tetapi resiko dari radiasi mungkin sangat dibanjiri oleh risiko dari asal lain seperti merokok, risiko alami kanker, dll dll dll Ketika ribuan meninggal dari dampak gempa bumi dan tsunami, dan ancaman penyakit menular tampak besar sebagai hasilnya, risiko yang ditimbulkan di Fukushima terbatas dalam perbandingan.

Prof. Michael W Reeks, School of Mechanical & Systems, University of Newcastle, provided a backgrounder for the American Nuclear Association: Prof Michael W berbau, Sekolah Teknik & Sistem, University of Newcastle, memberikan latar belakangnya untuk American Nuclear Association:

To begin, a sense of perspective is needed… right now, the Japanese earthquake/tsunami is clearly a catastrophe; the situation at impacted nuclear reactors is, in the words of IAEA, an “Accident with Local Consequences.” Untuk memulai, rasa perspektif diperlukan ... sekarang, Jepang gempa bumi / tsunami jelas bencana, situasi di reaktor nuklir yang terkena dampak, dalam kata-kata IAEA, sebuah "Kecelakaan dengan Konsekuensi Lokal."

The Japanese earthquake and tsunami are natural catastrophes of historic proportions. Jepang Gempa bumi dan tsunami bencana alam proporsi bersejarah. The death toll is likely to be in the thousands. Korban tewas kemungkinan akan di ribuan. While the information is still not complete at this time, the tragic loss of life and destruction caused by the earthquake and tsunami will likely dwarf the damage caused by the problems associated with the impacted Japanese nuclear plants. Sementara informasi masih belum lengkap saat ini, tragis hilangnya nyawa dan kerusakan yang disebabkan oleh gempa bumi dan tsunami kemungkinan akan kerdil kerusakan yang disebabkan oleh masalah yang terkait dengan tanaman yang terkena dampak nuklir Jepang.

What happened? Apa yang terjadi?

Recognizing that information is still not complete due to the destruction of the communication infrastructure, producing reports that are conflicting, here is our best understanding of the sequence of events at the Fukushima I?1 power station.The plant was immediately shut down (scrammed) when the earthquake first hit. Mengakui informasi yang masih tidak lengkap karena kerusakan infrastruktur komunikasi, menghasilkan laporan yang bertentangan, di sini adalah pemahaman kita terbaik dari urutan kejadian di Fukushima I 1 pembangkit listrik station.The itu? Segera ditutup (scrammed) ketika gempa pertama menghantam.

- The automatic power system worked. - Sistem daya secara otomatis bekerja.

- All external power to the station was lost when the sea water swept away the power lines. - Semua kekuatan eksternal ke stasiun itu hilang ketika air laut menyapu tiang listrik.

- Diesel generators started to provide backup electrical power to the plant's backup cooling system. - Generator Diesel mulai menyediakan tenaga listrik cadangan untuk sistem pendingin cadangan pabrik. The backup worked. Cadangan bekerja.

- The diesel generators ceased functioning after approximately one hour due to tsunami induced damage, reportedly to their fuel supply. - The generator diesel berhenti berfungsi setelah sekitar satu jam karena kerusakan akibat tsunami, dilaporkan untuk memasok bahan bakar.

- An Isolation condenser was used to remove the decay heat from the shutdown reactor. - Sebuah kondensor Isolasi digunakan untuk menghilangkan panas peluruhan dari reaktor shutdown.

- Apparently the plant then experienced a small loss of coolant from the reactor. - Rupanya tanaman kemudian mengalami kerugian kecil pendingin dari reaktor.

- Reactor Core Isolation Cooling (RCIC) pumps, which operate on steam from the reactor, were used to replace reactor core water inventory, however, the battery?supplied control valves lost DC power after the prolonged use. - Isolasi Teras Reaktor Pendingin (RCIC) pompa, yang beroperasi di uap dari reaktor, digunakan untuk menggantikan reaktor inti persediaan air, bagaimanapun, baterai yang disertakan katup kontrol kehilangan daya DC setelah penggunaan jangka panjang?.

- DC power from batteries was consumed after approximately 8 hours. - Daya DC dari baterai yang dikonsumsi setelah sekitar 8 jam.

- At that point, the plant experienced a complete blackout (no electric power at all). - Pada saat itu, tanaman mengalami pemadaman lengkap (tidak ada tenaga listrik sama sekali).

- Hours passed as primary water inventory was lost and core degradation occurred (through some combination of zirconium oxidation and clad failure). - Jam lulus sebagai persediaan air utama telah hilang dan degradasi inti terjadi (melalui beberapa kombinasi dari oksidasi zirkonium dan kegagalan berpakaian).

- Portable diesel generators were delivered to the plant site. - Generator diesel Portable dikirim ke pabrik.

- AC power was restored allowing for a different backup pumping system to replace inventory in reactor pressure vessel (RPV). - Daya AC dipulihkan memungkinkan untuk pemompaan sistem backup yang berbeda untuk mengganti persediaan dalam bejana reaktor tekanan (RPV).

- Pressure in the containment drywell rose as wetwell became hotter. - Tekanan dalam penahanan drywell naik wetwell menjadi lebih panas.

- The Drywell containment was vented to outside reactor building which surrounds the containment. - The penahanan Drywell adalah vent ke gedung reaktor luar yang mengelilingi kontainmen.

- Hydrogen produced from zirconium oxidation was vented from the containment into the reactor building. - Hidrogen yang dihasilkan dari oksidasi zirkonium adalah vented dari kontainmen ke dalam gedung reaktor.

- Hydrogen in reactor building exploded causing it to collapse around the containment. - Hidrogen dalam membangun reaktor meledak menyebabkan itu runtuh di sekeliling area.

- The containment around the reactor and RPV were reported to be intact. - The kontainmen sekitar reaktor dan RPV dilaporkan masih utuh.

- The decision was made to inject seawater into the RPV to continue to the cooling process, another backup system that was designed into the plant from inception. - Keputusan itu dibuat untuk menyuntikkan air laut ke RPV untuk melanjutkan ke proses pendinginan, sistem lain backup yang dirancang ke dalam pabrik dari awal.

- Radioactivity releases from operator initiated venting appear to be decreasing. - Radioaktivitas rilis dari operator dimulai ventilasi tampaknya menurun.

Can it happen here in the US? Hal itu bisa terjadi di sini di Amerika Serikat?

- While there are risks associated with operating nuclear plants and other industrial facilities, the chances of an adverse event similar to what happened in Japan occurring in the US is small. - Meskipun ada risiko yang terkait dengan operasi pabrik nuklir dan fasilitas industri lainnya, kemungkinan dari sebuah peristiwa buruk yang serupa dengan apa yang terjadi di Jepang yang terjadi di Amerika Serikat kecil.

- Since September 11, 2001, additional safeguards and training have been put in place at US nuclear reactors which allow plant operators to cool the reactor core during an extended power outage and/or failure of backup generators – “blackout conditions.” - Sejak September 11 September 2001, pengamanan tambahan dan pelatihan telah dimasukkan ke dalam tempat di reaktor nuklir AS yang memungkinkan operator pabrik untuk mendinginkan teras reaktor selama pemadaman listrik diperpanjang dan / atau kegagalan generator cadangan - ". Kondisi pemadaman"

Is a nuclear reactor “meltdown” a catastrophic event? Adalah sebuah "reaktor nuklir" meltdown peristiwa bencana?

- Not necessarily. - Belum tentu. Nuclear reactors are built with redundant safety systems. Reaktor nuklir yang dibangun dengan sistem keamanan yang berlebihan. Even if the fuel in the reactor melts, the reactor's containment systems are designed to prevent the spread of radioactivity into the environment. Bahkan jika bahan bakar dalam reaktor meleleh, sistem pengungkung reaktor dirancang untuk mencegah penyebaran radioaktivitas ke lingkungan. Should an event like this occur, containing the radioactive materials could actually be considered a “success” given the scale of this natural disaster that had not been considered in the original design. Jika peristiwa seperti ini terjadi, mengandung bahan radioaktif benar-benar bisa dianggap sebagai "sukses" mengingat skala bencana alam ini yang belum dipertimbangkan dalam rancangan aslinya. The nuclear power industry will learn from this event, and redesign our facilities as needed to make them safer in the future. Industri tenaga nuklir akan belajar dari acara ini, dan disain ulang fasilitas kami yang diperlukan untuk membuat mereka lebih aman di masa depan.

What is the ANS doing? Apakah ANS lakukan?

ANS has reached out to The Atomic Energy Society of Japan (AESJ) to offer technical assistance. ANS telah menjangkau ke The Atomic Energy Society of Japan (AESJ) untuk menawarkan bantuan teknis. ANS has established an incident communications response team. ANS telah membentuk sebuah tim respon insiden komunikasi. This team has compiling relevant news reports and other publicly available information on the ANS blog, which can be found at ansnuclearcafe.org . Tim ini telah menyusun laporan berita yang relevan dan informasi publik lainnya yang tersedia di blog ANS, yang dapat ditemukan di ansnuclearcafe.org . The team is also fielding media inquiries and providing reporters with background information and technical perspective as the events unfold. Tim ini juga tangkas pertanyaan wartawan media dan memberikan informasi latar belakang dan perspektif teknis sebagai peristiwa terungkap. Finally, the ANS is collecting information from publicly available sources, our sources in government agencies, and our sources on the ground in Japan, to better understand the extent and impact of the incident. Akhirnya, ANS mengumpulkan informasi dari sumber-sumber yang tersedia untuk publik, sumber-sumber kami di instansi pemerintah, dan sumber-sumber kami di tanah di Jepang, untuk lebih memahami cakupan dan dampak dari insiden tersebut.

AusSMC: Ketika situasi terbentang menyusul bencana gempa bumi dan tsunami di Jepang, para ahli melihat efek kesehatan dari paparan radiasi.

The Australian Radiation Protection and Nuclear Safety Agency (ARPANSA) have added more information to their website. The Radiasi Australia Perlindungan dan Keselamatan Nuklir Badan (ARPANSA) telah menambahkan informasi lebih lanjut ke website mereka. See below for an explanation of the Sievert unit measure used to quantitatively assess the biological effects of exposure to radiation. Lihat di bawah untuk penjelasan ukuran unit Sievert digunakan untuk menilai secara kuantitatif efek biologis pajanan terhadap radiasi.

Our colleagues at the AusSMC gathered the comments below. rekan-rekan kami di AusSMC mengumpulkan komentar di bawah ini.

Feel free to use these quotes in your stories. Jangan ragu untuk menggunakan tanda kutip dalam cerita anda. Any further comments will be posted on the AusSMC website at www.aussmc.org. Ada komentar lebih lanjut akan diposting di situs AusSMC di www.aussmc.org. If you would like to speak to one of the experts quoted below, please contact the AusSMC on (+61 8) 7120 8666 or by email (info@aussmc.org). Jika Anda ingin berbicara dengan salah satu pakar yang dikutip di bawah ini, harap hubungi AusSMC pada (+61 8) 7120 8666 atau melalui email (info@aussmc.org).

Dr Pradip Deb is a Senior Lecturer in Medical Radiations at the School of Medical Sciences, RMIT University: Deb Pradip Dr adalah dosen senior di radiasi Kedokteran di Sekolah Ilmu Kedokteran, Universitas RMIT:

“400 millisieverts is equivalent to 4000 x-ray exposure, which is very high, but if people are exposed for only a few minutes, even if for an hour – the dose is 400 mSv – which is sublethal.” [Please see exposure level classifications below] "400 millisieverts setara dengan paparan 4000 x-ray, yang sangat tinggi, tetapi jika orang yang terkena hanya beberapa menit, bahkan jika selama satu jam - dosisnya adalah 400 mSv -. Yang subletal" Silakan [lihat tingkat pemaparan klasifikasi di bawah ini]

“High levels of radiation exposure to human body can cause severe problems in human body functions. "Tingkat tinggi paparan radiasi pada tubuh manusia dapat menyebabkan masalah berat pada fungsi tubuh manusia. An exposed person will show the symptoms of acute radiation sickness in different levels, depending on the amount and nature of radiation exposure. Orang yang terkena akan menunjukkan gejala penyakit radiasi akut pada tingkat yang berbeda, tergantung pada jumlah dan sifat paparan radiasi. If a person is exposed to a significant amount of radiation over a short period of time, that is, acute exposure, this can cause radiation sickness or death shortly after exposure. Jika seseorang terkena sejumlah besar radiasi selama periode waktu yang singkat, yaitu akut, ini dapat menyebabkan penyakit radiasi atau kematian segera setelah terpapar. If they survive there is a possibility of developing cancer in later years.” Jika mereka bertahan ada kemungkinan mengembangkan kanker pada tahun kemudian. "

“Each person differs in their biological response to a given amount of radiation depending on their age, sex, lifestyle, diet, body temperature, overall medical health etc. In general children and elderly person are more sensitive to radiation. "Setiap orang berbeda dalam respon biologis mereka ke jumlah yang diberikan radiasi tergantung pada usia, jenis kelamin, gaya hidup, diet, suhu tubuh, dll secara keseluruhan kesehatan medis Pada anak-anak umum dan orang tua lebih sensitif terhadap radiasi. The severity of acute radiation sickness depends on how much radiation is received, how much of the body is exposed and the sensitivity of the exposed individual to radiation.” Tingkat keparahan penyakit radiasi akut tergantung pada seberapa banyak radiasi diterima, berapa banyak tubuh terkena dan sensitivitas individu terkena radiasi. "

“There are four stages of acute radiation sickness – prodromal phase (within 48 hours), latent phase (days to weeks), manifest illness (weeks to months) and the fourth phase, which is recovery or death. "Ada empat tahap penyakit radiasi akut - fase prodromal (dalam waktu 48 jam), fase laten (hari minggu), penyakit nyata (minggu sampai bulan) dan fase keempat, yaitu pemulihan atau kematian. If the radiation level is excessively high all four phases can appear within 48 hours.” Jika tingkat radiasi yang terlalu tinggi semua empat fase dapat muncul dalam waktu 48 jam. "

“Radiation exposure causes the changes in blood cells (white blood cells decrease very fast), effects in gastrointestinal cells (causing nausea, vomiting, diarrhoea), fever, non-specific flu-like symptoms, hair loss, fatigue. "Paparan Radiasi menyebabkan perubahan sel darah (sel darah putih penurunan yang sangat cepat), efek pada sel gastrointestinal (menyebabkan mual, muntah, diare), demam, gejala flu seperti non-spesifik, rambut rontok, kelelahan. The basic three things about radiation protection is distance, shielding, and time. Ketiga hal-hal dasar tentang proteksi radiasi adalah jarak, melindungi, dan waktu. More distance from the radiation source, proper shielding, and less exposure time will reduce the exposure level of radiation. Lebih jarak dari sumber radiasi, tepat perisai, dan waktu pencahayaan yang lebih sedikit akan mengurangi tingkat paparan radiasi. The exposed person should be isolated for treatment, as they can cause secondary radiation exposure to others.” Orang yang terkena harus diisolasi untuk pengobatan, karena mereka dapat menyebabkan paparan radiasi sekunder kepada orang lain. "

“Severity level of radiation dose can be estimated according to radiation level or effective dose. "Tingkat Keparahan dosis radiasi dapat diperkirakan sesuai dengan tingkat radiasi atau dosis efektif. Radiation exposure levels (dose) can be classified as follows: tingkat paparan radiasi (dosis) dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

Less than 2.5 Sievert (2500 mSv) – sublethal dose Kurang dari 2,5 Sievert (2500 mSv) - dosis subletal

Symptoms may include: Malaise, Fatigue, Drowsiness, Weight loss, Fever, Abdominal pain, Insomnia, Restlessness, Blisters Gejala mungkin termasuk: Malaise, Kelelahan, Mengantuk, kehilangan berat badan, Demam, nyeri perut, Insomnia, Kegelisahan, Melepuh

2.5 Sv – 6.5 Sv (2500 mSv – 6500 mSv) – Potentially lethal dose Sv 2,5 - 6,5 Sv (2500 mSv - 6500 mSv) - Berpotensi dosis yang mematikan

· Significant reduction in production of blood cells · Signifikan penurunan produksi sel darah

· Nausea/vomiting which appears to get better in 3 days · Mual / muntah yang tampaknya lebih baik dalam 3 hari

· WBC greatly reduced · WBC sangat berkurang

· After two weeks: chills, fatigue, ulceration of the mouth · Setelah dua minggu: menggigil, kelelahan, ulserasi mulut

6.5 Sv – 10 Sv (6500 mSv – 10000 mSv) – supralethal dose 6.5 Sv - 10 Sv (6500 mSv - 10000 mSv) - dosis supralethal

· Damage to the stomach lining and/or intestine -Causing decreased absorption, ulceration and dehydration · Kerusakan pada lapisan lambung dan / atau usus-Menyebabkan penurunan penyerapan, ulserasi dan dehidrasi

· Seven Days After Exposure · Tujuh Hari Setelah Paparan

- Severe infection, fluid loss, blood loss or collapse of the circulatory system and may result in death - Infeksi berat, kehilangan cairan, kehilangan darah atau runtuhnya sistem peredaran darah dan dapat mengakibatkan kematian

Acute Doses over 10 Sv (10000 mSv) Akut Dosis lebih dari 10 Sv (10000 mSv)

· Irreparable damage to the brain and spinal cord · Diperbaiki kerusakan pada otak dan sumsum tulang belakang

· Symptoms · Gejala

-Agitation -Agitasi

-Lack of coordination -Kurangnya koordinasi

-Breathing difficulty -Pernapasan kesulitan

-Occasional periods of disorientation -Sesekali periode disorientasi

-Death occurs within hours to days -Kematian terjadi dalam jam untuk hari

Comparison with diagnostic x-ray exposure: Perbandingan dengan paparan x-ray diagnostik:

Typical effective dose for one exposure of chest x-ray is 0.1 mSv. dosis efektif Khas untuk satu paparan sinar-x dada adalah 0,1 mSv. Which is very small compared to our normal radiation acceptance level (20 mSv per year). Yang sangat kecil dibandingkan dengan tingkat radiasi normal kami penerimaan (20 mSv per tahun).

———– ----

Statement from the Food Standards Australia New Zealand (FSANZ): Pernyataan dari Standar Makanan Australia Selandia Baru (FSANZ):

“Food Standards Australia New Zealand is conducting an investigation on the possible risk of radiation-contaminated food entering Australia from Japan and will provide advice to the Australian Quarantine and Inspection Service to assist them in determining what additional border action is needed, if any. "Standar-Standar Makanan Australia Selandia Baru melakukan penyelidikan terhadap kemungkinan resiko radiasi-makanan yang terkontaminasi memasuki Australia dari Jepang dan akan memberikan nasihat kepada Inspeksi Karantina Australia dan Layanan untuk membantu mereka dalam menentukan tindakan apa perbatasan tambahan yang diperlukan, jika ada. Australia imports very little food from Japan and that is limited to a small range of specialty products (such as small volumes of seaweed and sake as well as other Japanese specialty food products such as mirin, soy sauce, dried noodles, pickled ginger, wasabi).” Australia impor sangat sedikit makanan dari Jepang dan yang terbatas pada rentang kecil produk khusus (seperti volume kecil dan sake rumput laut serta produk makanan Jepang lainnya khusus seperti mirin, kecap, mie kering, jahe acar, wasabi) . "